Advertisement
Tips Agar Terhindar dari QRIS Palsu, Simak Caranya

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA– Penyalahgunaan QRIS palsu di kotak amal masjid baru-baru ini telah ditindaklanjuti oleh penegak hukum. Bank Indonesia mendukung dan akan membantu sepenuhnya proses penanganan yang dilakukan.
Advertisement
Lalu, bagaimana tips agar masyarakat bisa terhindar dari penyalahgunaan QRIS yang?
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan Bank Indonesia bersama dengan lembaga utama dalam ekosistem QRIS seperti Asosiasi Sistem Pembayaran (ASPI), PJP, Penyelenggara Infrastruktur Sistem Pembayaran (PIP), PT Penyelesaian Transaksi Elektronik Nasional (PTEN) juga menelusuri terkait potensi adanya modus serupa pada pedagang/merchant lain.
Untuk menghindari kejadian serupa, lanjut Erwin, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh masyarakat.
1. Pastikan infomasi saat memindai QRIS
Dalam melakukan transaksi menggunakan QRIS, lanjut Erwin, masyarakat dihimbau untuk selalu memperhatikan informasi di dalam aplikasi pada saat memindai QRIS. "Pastikan nama pedagang atau merchant yang tercantum di dalam aplikasi memang benar pedagang atau merchant yang menerima pembayaran sesuai dengan tujuan transaksi yang dilakukan. Ikuti petunjuk pembayaran yang diinformasikan oleh pedagang atau merchant," ujarnya.
2. Jangan lakukan transaksi jika menemukan kejanggalan
Erwin mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan transaksi apabila menemukan kejanggalan atau informasi yang tidak sesuai dengan profil pedagang atau merchant yang menerima pembayaran atau informasi transaksi yang tidak sesuai dengan tujuan pembayaran.
"Selain upaya mitigasi risiko terhadap risiko penipuan yang dilakukan oleh pihak/oknum yang tidak bertanggung jawab, pedagang/merchant diharapkan dapat memastikan keamanan QRIS yang ditampilkan agar tidak dapat diganti atau dimodifikasi oleh pihak yang tidak berwenang," ungkapnya.
3. Lakukan Pemeriksaan QRIS secara Reguler
Erwin mengatakan pedagang atau merchant diharapkan secara reguler diharapkan memeriksa QRIS miliknya, sehingga QRIS yang ditampilkan memang benar QRIS milik pedagang/merchant terkait dan tidak diganti atau diubah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Kalau ada pedagang/merchant yang merasa dirugikan dengan tindakan penipuan oleh pihak/oknum yang tidak bertanggung jawab, dapat melaporkan kepada penegak hukum untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Dokter Ini Dipecat Usai Meresepkan Es Krim dan Main Game Free Fire untuk Anak Flu
Advertisement

Long Weekend, Asita Perkirakan Wisatawan Lebih Ramai dari Lebaran
Advertisement
Berita Populer
- Polisi Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Anggota PSHT di Parangtritis
- Pengumuman! Layanan Permohonan SIM dan SKCK Libur, 1-4 Juni 2023
- Mengaku Polisi, Pria Asal Klaten Rampas HP Pelajar di Bantul
- Bupati Abdul Halim: Bantul Pusat Kriya di Indonesia
- Dialog Kemerdekaan Pers, Kekerasan Terhadap Jurnalis Masih Tinggi
Advertisement
Advertisement