BNPB: 1,18 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Klaten
BNPB mencatat 10.407 warga Klaten terdampak kekeringan menerima 1,18 juta liter air bersih selama 15 Juni hingga 13 Juli 2026.
Logo Muhammadiyah - ist/wikimedia
Harianjogja.com, JOGJA—Anggota Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Syakir Jamaluddin mengatakan Hari Raya Iduladha merupakan momentum umat Muslim meneladani pendidikan yang seimbang dari Nabi Ibrahim AS kepada putranya Nabi Ismail AS.
"Tentu hanya orang tua yang memiliki kualitas jiwa dan akal yang tinggi yang mampu melahirkan dan mendidik anak-anak dengan kualitas jiwa dan akal yang tinggi pula," kata Syakir saat menjadi khatib Salat Iduladha di halaman Masjid Gedhe Kauman, Jogja, Rabu (28/6/2023).
Syakir menuturkan Nabi Ibrahim sebagai seorang ayah mampu mendidik Ismail untuk tumbuh dengan bekal pendidikan yang baik dan berimbang.
Sebagai seorang ayah, kata dia, Nabi Ibrahim tidak sekadar mengasah kecerdasan intelektual, kreatifitas, dan keterampilannya, akan tetapi juga mengasah aspek emosional dan aspek spiritualitas Ismail.
BACA JUGA: Cara Menangani Ponsel yang Terkena Air
"Aspek spiritualitas itu yakni memiliki iman yang kuat dan kesabaran yang luar biasa dalam berbakti kepada Allah secara total," kata dia.
Ketika muncul perintah dari Allah kepada Ibrahim untuk menyembelih putranya, ujar Syakir, Nabi Ismail bukan saja dapat menerimanya dengan tabah tetapi justru membantu kebimbangan ayahnya untuk melaksanakan ujian berat dari Allah SWT.
"Dia yakinkan bapaknya bahwa dia akan sabar menerima keputusan Allah," kata Syakir.
Mengutip penelitian tokoh psikolog kontemporer Daniel Goleman, menurut Syakir, kesuksesan para pemimpin dunia dipengaruhi kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang seimbang.
Kesuksesan para pemimpin dunia, kata dia, hanya dipengaruhi sekitar 6% sampai 20% kecerdasan intelektual, sementara selebihnya banyak dipengaruhi oleh kecerdasan emosional dan spiritual mereka.
Namun demikian, ia menilai tidak banyak orang tua masa kini yang mampu mendidik anak mereka secara seimbang.
"Kita tidak boleh menyalahkan anak-anak kita kalau mereka ternyata hanya cerdas dan pintar secara intelektual tapi justru kecerdasan dan kepintarannya lebih banyak mengelabui orang tuanya, pintar korupsi, pintar berbohong, tidak merasa berdosa melakukan kemaksiatan dan kejahatan," tutur dosen Universitas Muhammadiyah Jogja ini.
Menurut dia, pelajaran penting lain kisah Nabi Ibrahim adalah mengajarkan umat Muslim agar senantiasa membuka keran komunikasi yang baik dengan anak.
"Meskipun Ibrahim sebagai bapak bisa saja memaksakan perintah Allah kepada anaknya, apalagi ia merasa yakin akan kebenaran perintah tersebut. Namun dia tetap mengkomunikasikannya kepada anaknya, karena ini menyangkut nyawa anaknya," kata dia.
Selain itu, ia menambahkan, jika para pemimpin diibaratkan sebagai orang tua maka perlu pula membuka keran komunikasi yang baik kepada rakyatnya.
"Sebaik apapun keinginan dan program kita tapi kalau tidak dikomunikasikan secara baik maka hasilnya bisa tidak baik. Ini merupakan contoh pendidikan antara pemimpin sebagai orang tua dan rakyat yang dipimpin sebagai anak," kata Syakir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BNPB mencatat 10.407 warga Klaten terdampak kekeringan menerima 1,18 juta liter air bersih selama 15 Juni hingga 13 Juli 2026.
Timnas Putri Indonesia wajib mengalahkan Kamboja untuk menjadi juara Grup B AFF Women's Cup 2026 dan membuka peluang menghadapi lawan lebih ringan di semifinal.
Meski terdampak efisiensi anggaran, DisperinkopUKM Kulonprogo tetap mendampingi IKM gula kelapa mengurus sertifikasi halal melalui program jemput.
Sabar/Reza lolos ke 16 besar Japan Open 2026 setelah drama 3 gim. Kemenangan dramatis ini modal berharga hadapi babak selanjutnya
Harga pupuk dan pestisida di Sleman naik akibat bahan baku impor. Pedagang menekan margin keuntungan demi menjaga harga tetap terjangkau bagi petani.
Stefano Lilipaly resmi turun kasta ke Semen Padang FC untuk Championship musim 2026/2027. Simak ambisi besar Kabau Sirah untuk langsung promosi ke Super League.