Vaksinasi Rabies Gratis di Sleman Sediakan 300 Kuota, Ini Syaratnya
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
Ruang tunggu Bandara YIA di Kulonprogo / dok-Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Penerbangan umrah dari Bandara Internasional Yogyakarta (Bandara YIA) ke Arab Saudi secara langsung atau tanpa transit segera dibuka pada bulan September 2023.
Penerbangan langsung tersebut merupakan upaya Lion Air untuk memperluas aksesibilitas calon jemaah dan wisatawan dari Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan bahwa penerbangan dari Bandara YIA tersebut merupakan kolaborasi strategis antara Lion Air dan Saudi Tourism Authority dalam menyediakan penerbangan umrah dan wisata musim panas ke Saudi.
“Calon jamaah umrah dan wisatawan akan mendapatkan kemudahan, promosi destinasi wisata yang menarik, peningkatan kunjungan, pertumbuhan ekonomi dan mempererat hubungan bilateral antara kedua negara,” kata Danang dalam keterangan tertulis.
Danang menambahkan penerbangan langsung tersebut akan mempercepat perjalanan menuju tujuan dan memberikan calon jamaah umrah dan wisatawan lebih banyak waktu baik untuk menunaikan ibadah maupun menikmati wisata di Saudi.
Menurut dia beberapa keuntungan lain yang akan didapat dengan adanya penerbangan langsung tersebut antara lain kemudahan perjalanan, jadwal keberangkatan yang tepat, kenyamanan perjalanan, optimasi waktu, pengalaman religi yang mendalam, dan peningkatan aksesibilitas.
BACA JUGA: Teknologi AI Google Bernama Bard Kini Bisa Berbahasa Indonesia
“Penerbangan langsung dari Bandara YIA, Lion Air memperluas aksesibilitas bagi calon jamaah umrah dan wisatawan yang berasal dari Yogyakarta dan wilayah sekitarnya. Perjalanan menjadi lebih mudah dan efisien bagi mereka untuk mencapai Saudi,” katanya.
Lebih jauh, Danang menjelaskan penumpang akan mendapat kenyamanan perjalanan, karena pesawat Lion Air yang digunakan menggunakan pesawat berbadan lebar seperti Airbus 330-300 dan Airbus 330-900 NEO. Kapasitas pesawat yang ditawarkan mencakup 443 kursi. Katanya, kabin pesawat memiliki desain yang luas dan fasilitas modern. Dengan begitu pengalaman terbang yang nyaman dapat dirasakan.
Dengan adanya penerbangan umrah dari Bandara YIA, maka Jogja menambah daftar kota yang sudah dilayani Lion Air seperti Jakarta, Surabaya, Makassar, Medan, Batam, Padang, Pekanbaru, Banda Aceh, Kertajati, dan Balikpapan.
“Jaringan penerbangan dari Yogyakarta, Lion Air memperkuat komitmennya melayani masyarakat di seluruh Indonesia dalam mewujudkan impian mereka untuk melakukan ibadah umrah serta perjalanan wisata musim panas,” ucapnya.
Sementara itu, Area Manager Lion Group Bagian Jawa Tengah-DIY, Widi Wiyanti membenarkan bahwa rencana penerbangan langsung umrah perdana dari YIA akan dilakukan bulan September 2023.
“Penerbangan umrah perdana dari Bandara YIA Insyallah kami lakukan pada 7 September 2023 menggunakan pesawat A330 dengan kapasitas seat 433,” kata Widi dihubungi, Kamis (13/7/2023).
Di lain pihak, General Manager Bandara YIA, Agus Pandu Purnama mengatakan kendati penerbangan umrah dari YIA segera dibuka, namun perseroan belum mendapat surat permintaan pembukaan rute dari Lion Air.
“Kami sendiri sudah sejak lama siap [membuka rute penerbangan baru]. Tapi memang belum ada surat dari Lion Air [terkait pembukaan rute]. Saya masih menunggu,” kata Pandu dihubungi, Kamis (13/7/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.