Harga BBM Pertamina Hari Ini 19 Agustus 2026, Cek Daftarnya
Harga BBM Pertamina hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Simak harga Pertamax, Pertalite, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Suasana rumah duka seniman lukis Djoko Pekik, di Sembungan, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Sabtu (12/8/2023)/Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Seniman lukis asal Jogja, Djoko Pekik, 86, berpulang, Sabtu (12/8/2023) sekira pukul 8.09 WIB.
Pelukis kelahiran Grobogan, Purwodadi, Jawa Tengah yang menghembuskan napas terakhir di RS Panti Rapih Yogyakarta itu akan dimakamkan di Makam Seniman Giri Sapto di Imogiri, Bantul, Minggu (13/8/2023).
Putra keempat Djoko Pekik, Nihil Pakuril mengatakan, sebelum meninggal dunia sang ayah telah mempersiapkan makamnya sejak 2020.
Menurut Nihil, sebelum meninggal, dua pekan lalu, Djoko Pekik sempat terjatuh dan menyebabkan tangan kirinya patah. Djoko pekik sempat dirawat selama 5 hari, sebelum diizinkan pulang.
"Tadi pagi sempat drop, kemudian kami larikan ke RS Panti Rapih. Kemungkinan efek itu [terjatuh]," katanya.
Baca juga: Bayi Tertukar di Bogor, Ketahuan Setelah 1 Tahun, Kok Bisa? Berikut Kronologinya
Nihil mengungkapkan, pihaknya sengaja menempuh risiko terkecil dengan menggunakan gips. Hal itu dilakukan mengingat usia Djoko Pekik yang sudah sepuh.
" Tapi itu jalan terbaik untuk bapak," tambahnya.
Nihil mengungkapkan, Djoko Pekik dikenal sebagai seseorang yang demokratis karena sang seniman itu tidak pernah memaksakan kepada anaknya menjadi pelukis atau seniman.
"Beliau hanya berpesan agar anak-anaknya untuk merawat seluruh legacy atau warisan karya-karya yang dihasilkan," terangnya.
Djoko Pekik meninggal dunia dalam usia 85 tahun. Ia tutup usia pada Sabtu pagi pukul 8.09 WIB.
Baca juga: Jokowi Bakal Pimpin 12 Pertemuan di KTT Asean September 2023
Perupa asal Purwodadi itu meninggalkan satu istri bernama Christina Tini Purwaningsih dan delapan anak.
Dilansir dari berbagai sumber, pria kelahiran 2 Januari 1937 tersebut telah melahirkan karya-karya fenonemal yang banyak mendapat perhatian dari para pesohor Tanah Air. Salah satu karyanya yang paling dikenal adalah berjudul Berburu Celeng, yang menggambarkan keadaan para pemimpin Indonesia pada masa Orde Baru.
Berkat karyanya itu, sastrawan sekaligus pastor, Sindhunata, mempersembahkan sebuah patung bertajuk Berburu Celeng karya Pramono, yang diletakkan secara berdampingan dengan patung Djoko Pekik karya Dunadi yang diresmikan 29 Mei 2023.
Kini patung tersebut dipajang di Omah Petroek kawasan Pakem, Sleman. Peresmian patung itu dimeriahkan oleh Soimah Pancawati, Butet Kertaradjasa, dan Susi Pudjiastuti.
Sebagai seorang perupa, menggelar pameran sudah menjadi makanannya. Beberapa pameran yang digelarnya sebelum tahun 1965 adalah di Jakarta sebanyak 3–4 kali. Tahun 1990, ia kembali menggelar pameran di Edwin's Gallery Jakarta dan disusul dengan pameran lain.
Selanjutnya tahun 1998, ia mengadakan pameran aneh dan tak lazim di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY). Selama pagelaran pameran sehari semalam tersebut, ia hanya menampilkan satu buah lukisan.
Layaknya perupa lain, Djoko Pekik juga memiliki gaya melukis yang khas. Ia selalu menggunakan gaya realis-ekspresif dan dibumbui nilai-nilai kerakyatan.
Seniman Djoko Pekik menempuh pendidikan formal bidang seni pada 1957-1962 di Akademisi Seni Rupa Indonesia (ASRI) Yogjakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga BBM Pertamina hari ini, Rabu 19 Agustus 2026. Simak harga Pertamax, Pertalite, Pertamax Turbo, Dexlite hingga Pertamina Dex.
Bansos BPNT dan PKH Agustus 2026 tidak diterima? Simak penyebab nama tidak masuk DTKS dan faktor yang membuat usulan ditolak.
KPK mengungkap pernah melakukan sosialisasi antikorupsi di Unsoed sebelum OTT Rektor Akhmad Sodiq dan Wakil Rektor Norman Arie Prayogo.
Pansus DPRD DIY menilai pencegahan bunuh diri perlu menyasar warga yang menghadapi penyakit berkepanjangan dan tekanan ekonomi.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengajak masyarakat meramaikan pasar tradisional melalui Gempar di Pasar Godean.
Softex bersama Indomaret menghadirkan program Posyandu Remaja Softex dan Indomaret, sebuah inisiatif CSR yang akan menjangkau lebih dari 2.000 remaja putri