Kebakaran Restoran di Bangkok, 30 Tewas Termasuk 17 Perempuan
Kebakaran restoran Rong Beer Na Ladprao di Bangkok tewaskan 30 orang, mayoritas terjebak di toilet. 17 perempuan dan 8 pria teridentifikasi.
Kebakaran - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah warung di Jalan Padjajaran, Sanggrahan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Jumat (25/8) dini hari terbakar. Tak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp110 juta.
Kapolsek Depok Timur Kompol Masnoto mengungkapkan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada pukul 02.15 WIB. Dimana, saat itu petugas pemadam kebakaran (Damkar) Sleman menerima telepon dari masyarakat terkait kebakaran di warung di Condongcatur, Depok, Sleman.
Mendapatkan informasi itu, petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi kejadian dan berusaha memadamkan api. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu karena warung dalam keadaan kosong tidak ada yang menjaganya.
"Api baru berhasil dipadamkan petugas sekira pukul 03.20 WIB, setelah empat mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian," katanya.
Adapun kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting tersebut diperkirakan mencapai Rp110 juta, setelah ruang dapur beserta isinya dan atap warung terbakar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran restoran Rong Beer Na Ladprao di Bangkok tewaskan 30 orang, mayoritas terjebak di toilet. 17 perempuan dan 8 pria teridentifikasi.
Jelang Muktamar NU ke-35, Majlis Musyawarah Taswirul Afkar membahas arah NU 100 tahun ke depan dan penguatan kemandirian jamiyah.
Polsek Semin mengingatkan bahaya pembakaran lahan saat musim kemarau karena dapat memicu kebakaran dan mengganggu habitat monyet di Gunungkidul.
Libur sekolah membawa lebih dari 200 ribu wisatawan ke Bantul. PAD dari retribusi wisata mencapai Rp2,76 miliar dan okupansi hotel naik menjadi 70 persen.
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.
Bregada Jaga Malioboro Jadi Daya Tarik Wisata, Pengunjung Antusias Berfoto dan Bertanya Seputar Budaya Jogja