Kadin DIY Sebut Kekuatan Ekonomi Jogja Bukan Tambang Fisik, tapi Tambang Ide
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Ilustrasi Tugu Pal Putih Kota Jogja / Ist
Harianjogja.com, JOGJA–Dalam program pembangunan wilayahnya, DIY turut mengusung kebijakan Green Infrastructure Initiative (GII). Dalam kebijakan tersebut, berbagai pembangunan infrastruktur berupaya dikembangkan dengan konsep ramah lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan.
Plt Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) DIY, Tri Saktiyana menyampaikan saat ini berbagai program pembangunan yang diusung Pemda DIY mengacu pada kebijakan GII.
Implementasi kebijakan tersebut pun akan diterapkan dalam pengembangan kawasan selatan dan kawasan perkotaan DIY. Beberapa program tersebut antara lain konsep pembangunan dengan tetap menjaga kelestarian lahan pertanian di DIY.
“Inisiatif pembangunan hijau kan konsep makro seluruh pembangunan di DIY. GII pertama tentu harus menyediakan ruang hijau untuk pertanian yang cukup, sehingga tentu seperti misalnya yang lebih teknis, jaminan bahwa lahan pangan terlindungi, lahan sawah dilindungi [LSD] dipastikan ada di setiap tata ruang di DIY dan di kabupaten kota,” katanya, Selasa (29/8/2023).
Selain itu, menurut Tri, Pemda DIY juga terus mendorong agar gedung di DIY mengusung konsep green building atau bangunan ramah lingkungan. “Jangan sampai gedung boros energi, kalau bisa menggunakan angin dalam menyejukkan ruangan kenapa tidak,” katanya.
Program tersebut menurut Tri akan dilakukan dalam jangka panjang, penyediaan infrastruktur baik yang dilakukan pemerintah maupun pihak swasta di DIY akan didorong mengarah pada green building di DIY. Selain itu konsep tersebut juga diusung dalam pengembangan infrastruktur dalam penanganan sampah, akses air minum layak dan aman melalui jaringan perpipaan, dan sistem transportasi berkelanjutan pun akan dikembangkan selaras dengan kebijakan GII.
Konsep pembangunan infrastruktur ramah lingkungan pun selaras pula dengan konsep Hamemayu Hayuning Bawana, Sangkan Paraning Dumadi, dan Manunggaling Kawula Gusti yang berorientasi pada pemeliharaan kehidupan dengan menjaga alam dari kerusakan, dan menjaga keseimbangan makluk hidup di Bumi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.