Kemenhub Pasang ETLE Hub di 51 Titik, Kejar ODOL
Kemenhub memperluas ETLE Hub ke 51 titik untuk mengawasi angkutan barang dan mengejar target zero ODOL pada 2027.
Pengadilan - ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sidang perkara hukum secara tatap muka atau luring kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Hal ini dilakukan setelah status pandemi Covid-19 dicabut dan diberlakukan status endemi.
Pengadilan Negeri (PN) Sleman, kembali melaksanakan sidang perkara secara tatap muka atau luring setelah diberlakukan status endemi Covid-19.
"Mulai September ini, sidang perkara di PN Sleman akan kembali dilakukan secara offline, setelah beberapa tahun dilakukan secara online karena pandemi Covid-19," kata Humas PN Sleman Cahyono di Kabupaten Sleman, Senin (4/9/2023).
Menurut Cahyono, PN Sleman Kelas 1A saat ini masih berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait lainnya, mulai dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman, Polresta Sleman, dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Sleman, terkait penyelenggaraan sidang secara tatap muka tersebut.
"Pelaksanaan sidang perkara di PN Sleman kan melibatkan banyak pemangku kepentingan terkait. Sehingga, ini terus kami koordinasikan untuk pelaksanaan sidang tatap muka," jelasnya.
BACA JUGA: FIFA Dikabarkan Beri Sanksi Wasit Final Piala AFF U-23, Ini Faktanya
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Sleman Agung Wijayanto menyatakan pihaknya siap mendukung rencana PN Sleman yang akan kembali menggelar sidang secara tatap muka.
"Pandemi Covid-19 sudah mulai berangsur pulih dan berubah status menjadi endemi. Kami siap jika sidang akan kembali diselenggarakan secara tatap muka," kata Agung.
Dia menambahkan sebenarnya dalam beberapa waktu terakhir sudah mulai ada persidangan pidana secara tatap muka, namun sifatnya masih terbatas. "Karena para tahanan tidak seluruhnya berada di Rutan Sleman; tahanan diklasifikasikan sesuai jenis kelamin, dewasa, anak-anak, tahanan narkotika, dan lain sebagainya," katanya.
Tahanan tersebut berada di Rutan Kelas II B Cebongan, Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta, Pakem Sleman, Rutan Kelas II B, serta Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II B di Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. "Bisa jadi sidang secara tatap muka ini akan diperuntukkan bagi tahanan yang berada di Rutan Kelas II B Sleman," ujar Agung.
Kejari Sleman juga telah menyiapkan armada pengangkut tahanan berikut dengan tim pengawal tahanan terkait rencana sidang secara tatap muka di PN Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenhub memperluas ETLE Hub ke 51 titik untuk mengawasi angkutan barang dan mengejar target zero ODOL pada 2027.
Bank Indonesia membuka rekrutmen PCPM Angkatan 41 tahun 2026. Simak 21 jurusan yang dibutuhkan, syarat, jadwal, dan cara pendaftarannya.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp481 juta untuk mendukung Pilkades 2026 di 14 desa. Dana digunakan untuk kebutuhan penyelenggaraan pemilihan.
Persib Bandung kembali kena sanksi larangan registrasi pemain FIFA selama 3 periode terkait kasus mantan pelatih Robert Alberts. Manajemen janji selesaikan.
The Odyssey resmi jadi film terlaris Christopher Nolan dengan Rp19,6 triliun. Kalahkan Dark Knight Rises, pecahkan rekor IMAX, dan siap tayang di China
Jeff Bezos dan Eduardo Saverin selangkah lagi membeli 30% saham Liverpool senilai £4,4 miliar. Konsorsium Amit Bhatia ini akan jadi investasi terbesar di sepak