Jepang Punya 107.677 Warga Berusia 100 Tahun, Cetak Rekor Baru
Jepang mencatat rekor baru dengan 107.677 warga berusia 100 tahun atau lebih per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya perempuan.
Logo Bawaslu (IST)
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman akan menerjunkan tim ke destinasi wisata yang ada di Bumi Sembada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan destinasi wisata tidak dijadikan sebagai lokasi kampanye Pemilu 2024.
Ketua Bawaslu Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan ada potensi penggunaan destinasi wisata sebagai lokasi kampanye pada libur Nataru 2024, begitu juga dengan pesta pergantian tahun. Oleh karena itu, Bawaslu akan menerjunkan tim ke destinasi wisata untuk melihat kemungkinan digunakannya destinasi wisata sebagai lokasi kampanye.
BACA JUGA: Spanduk Bermuatan Provokatif tentang Ade Armando Dicopot Bawaslu Kota Jogja
"Tentu kami akan melakukan pantauan, apalagi di akhir tahun tempat di mana masyarakat banyak berkumpul. Nah, kami akan patroli, di tempat titik kumpul masyarakat termasuk destinasi wisata apakah dijadikan untuk kampanye," kata Arjuna, Kamis (7/12/2023).
Menurut Arjuna, untuk kegiatan kampanye setiap pelaksanaan harusnya memberitahukan ke kepolisian dan Bawaslu Sleman. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada peserta Pemilu untuk mendaftarkan diri terkait kegiatan kampanye yang dilakukan ke pihaknya dan Kepolisian. "Sehingga kami bisa melakukan pemantauan," lanjut Arjuna.
Hingga kini sendiri, masih kata Arjuna, pihaknya mencatat belum ada peserta Pemilu 2024 yang mendaftarkan diri terkait kegiatan kampanye ke Bawaslu dan Kepolisian. Sejauh ini, Bawaslu Sleman menyatakan ada sejumlah kegiatan yang dilakukan oleh peserta Pemilu 2024 dalam bentuk kampanye tertutup.
"Misalnya flas mob di beberapa Kapanewon. Khusus pendaftaran kampanye untuk tahun baru belum ada," tandas Arjuna.
BACA JUGA: Ade Armando Dilaporkan ke Polda DIY Terkait Ucapan Politik Dinasti di Jogja
Kabid Pemasaran Pariwisata Dispar Sleman Kus Endarto mengatakan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman tidak menggelar event khusus pada saat libur natal 2023 dan tahun baru 2024. Hanya ada sejumlah event-event reguler yang biasa digelar pada akhir pekan di destinasi seperti Kaliurang, dan Gardu Pandang.
"Kami juga berupaya agar kegiatan pariwisata pada akhir tahun tidak berpotensi melanggar netralitas. Utamanya destinasi pariwisata yang dikelola oleh Pemkab Sleman," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jepang mencatat rekor baru dengan 107.677 warga berusia 100 tahun atau lebih per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya perempuan.
Dua atlet menembak dan dua pelatih asal Gunungkidul siap bertanding di Asian Games Jepang. Pemkab janjikan penghargaan bagi yang berprestasi.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
PSEL Bogor Raya 1 senilai sekitar Rp2,8 triliun diminta akuntabel dan diproyeksikan mengolah lebih dari 500.000 ton sampah per tahun.
Badan Gizi Nasional terima anggaran indikatif Rp240,20 triliun untuk 2027. Sebanyak 97 persen dialokasikan langsung untuk program Makan Bergizi Gratis.
KA Ijen Ekspres tertemper mobil di perlintasan sebidang Jember. Pengemudi meninggal dunia, KAI Daop 9 imbau warga patuhi rambu lalu lintas.