Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Abdul Halim Muslih/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pada tahun depan, Pemkab Bantul memastikan akan tetap fokus pada pembangunan infrastruktur perdesaan/kalurahan. Pasalnya, pembangunan infrastruktur perdesaan ini akan mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di tingkat kalurahan.
Hal ini diungkapkan oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih kepada Harianjogja.com di ruang kerjanya, Jumat (29/12/2023). Halim menyebut pembangunan prasarana dan infrastruktur perdesaan menjadi hal mutlak demi peningkatan kesejahteraan masyarakat di kalurahan.
"Pada 2024, kami masih melanjutkan pembangunan infrastruktur perdesaan. Karena kami ingin kalurahan tumbuh, seiring dengan kinerja pemerintahan kalurahan yang semakin baik. Ini akan melengkapi pertumbuhan ekonomi kalurahan. Pemerintahan kalurahannya semakin akuntabel, kami sempurnakan infrastrukturnya," kata Halim.
Diharapkan dengan pembangunan tersebut, tidak hanya masyarakat, Pemkab Bantul juga bisa mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. "Tetapi karena pada 2024 ada pesta demokrasi, ada pembiayaan pesta demokrasi cukup besar. Sehingga anggaran untuk infrastruktur harus berbagi dengan kspentingan pesta demokrasi. Karena semua kan harus dibiayai," jelas Halim.
Adapun soal pembangunan di 2023, menurut Halim tak ada kendala berarti. Kendala utama lebih kepada keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pemkab Bantul, terlebih ada kewajiban dari Pemkab Bantul terkait 33 urusan otonomi daerah. "Semua harus diurus, baik pendidikan, sosial, kesehatan, KUKMPP, ketemtraman dan ketertinan juga dibiayai," jelas Halim.
Pada 2024, Halim menyatakan, infrastruktur utamanya pedesaan akan terus jadi prioritas dari Pemkab Bantul. Karena Bantul saat ini dinilai semakin terbuka dan aksesible. Di mana, infrastruktur yang baik akan membuka perekonomian masyarakat. "Akan ada transaksi ekomomi. itulah yang jadi tujuan kita membangun infrastruktur pedesaan.Agar volume investasi makin besar yang berujung penurunan angka penganguran dan kemiskinan," ucap Halim.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Bantul, Fenty Yusdayati menambahkan, ada banyak pekerjaan rumah di 2023, utamanya dalam pembangunan jalan desa. Selain itu juga banyak gedung sekolah yang belum terbangun karena keterbatasan anggaran dari Pemkab Bantul.
"Pada 2024 akan banyak ke infrastruktur perdesaan, jalan dan pembangunan gedung sekolah. Selain itu juga akan fokus peningkatan SDM. Kami akan optimalkan kemampuan anggaran kami nanti," ucap Fenty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.