PDI Perjuangan Kota Jogja Dorong Kenaikan Anggaran JSLU untuk Lansia
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.
Deklarasi dukungan kepada Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI DIY Sri Purnomo diberikan oleh ratusan Petani Sleman Barat. Deklarasi berlangsung di salah satu rumah warga di Bolu, Kalurahan Margokaton, Kapanewon Seyegan, Minggu (7/1/2023). /Istimewa.
SLEMAN—Deklarasi dukungan kepada Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI DIY Sri Purnomo diberikan oleh ratusan Petani Sleman Barat. Deklarasi berlangsung di salah satu rumah warga di Bolu, Kalurahan Margokaton, Kapanewon Seyegan, Minggu (7/1/2023).
Para petani yang mendeklarasikan diri sebagai “Sahabat Petani Sri Purnomo” ini berasal dari Kapanewon Godean, Seyegan, Minggir dan Moyudan.
Sebagai wujud simbol dukungan kepada Sri Purnomo, perwakilan petani ini menyerahkan cangkul sebagai tanda menitipkan aspirasi dan perjuangan petani. Para pejuang pangan ini juga menyampaikan harapan besar agar Sri Purnomo bisa terpilih mewakili warga DIY di kursi DPR RI.
BACA JUGA : Caleg Sri Purnomo Sebut Lembah Oya Punya Potensi Jadi Destinasi Favorit
Koordinator Sahabat Petani, Mulyono mengatakan, suara petani di Sleman Barat sangat penting. Mengingat keberadaan lahan pertanian di wilayah ini sebagai aspek penopang ketahanan pangan di Sleman.
“Kejadian matinya selokan mataram beberapa waktu lalu membuat pętani disini kesusahan. Belum lagi yang saat ini kami rasakan soal pupuk yang susah didapat dan belum masalah lainnya lagi,” ungkapnya.
Mulyono menegaskan banyak keluhan petani di Sleman barat yang belum diperhatikan secara maksimal terutama oleh wakil rakyat. Banyak aspirasi mereka soal pertanian yang belum bisa diperjuangkan dengan baik.
“Untuk itu kami semua disini merasa harus punya wakil yang bisa memperjuangkan aspirasi kami di pusat [DPR RI] khususnya untuk pertanian. Dan sosok itu ada pada pak Sri Purnomo,” terangnya.
“Pak Sri ini orangnya sudah berpengalaman di dunia pemerintahan. Dan kinerjanya untuk para petani selama memimpin Sleman sudah tidak diragukan lagi,” katanya.
Sri Purnomo yang datang di acara itu mengucapkan apresiasinya atas dukungan para petani dari Sleman Barat. Dengan dukungan tersebut, pihaknya berharap perjuangan ke depan akan membawa dampak manfaat yang lebih banyak untuk para pejuang pangan.
BACA JUGA : Caleg DPR RI Sri Purnomo Siap Bantu Pengembangan UMKM Gunungkidul
“Dari deklarasi ini tersimpan harapan besar dari kelompok petani, peternak, perikanan dan ibu-ibu KWT tentang masa depan yang lebih terjamin di dunia pertanian pada umumnya. Ini yang harus kita perjuangkan karena mereka lah perjuang yang memastikan negara dapat mencapai ketahanan pangan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Purnomo menyerahkan 200 bibit buah kelengkeng, durian dan alpukat serta tanaman cabai kepada para petani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan Kota Jogja menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi lansia sekaligus mendorong kenaikan anggaran JSLU dan memperingati Kudatuli 1996.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.