Pemilu 2024, Bawaslu Minta Penyelenggara Memperhatikan Kesehatan KPPS

Newswire
Newswire Jum'at, 09 Februari 2024 14:27 WIB
Pemilu 2024, Bawaslu Minta Penyelenggara Memperhatikan Kesehatan KPPS

Ilustrasi kotak suara pemilu - Freepik

Harianjogja.com, SLEMAN—Kondisi kesehatan kesehatan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pemilu 2024 diharapkan bisa diperhatikan lebih karena mereka akan bekerja secara maraton. Hal ini diutarakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman.

"KPPS ini akan bekerja maraton pada hari H pemungutan suara, mulai dari melayani masyarakat yang akan mencoblos hingga penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS)," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar di Sleman, Jumat (9/2/2024).

Menurut dia, berdasarkan pengalaman pada Pemilu 2019, pelaksanaan pemungutan suara dimulai dari pagi hari dan penghitungan hasil suara baru selesai dini hari pada hari berikutnya.

BACA JUGA: Komisaris BUMN Aktif Ikut Kampanye Pemilu Dianggap Mengundurkan Diri

"Banyak kejadian petugas pemungutan suara yang jatuh sakit pada Pemilu 2019, bahkan tidak sedikit pula petugas di TPS yang meninggal dunia baik itu KPPS maupun petugas keamanan dan lainnya," katanya.

Ia mengatakan, diharapkan KPU Kabupaten Sleman dapat memberikan fasilitas pemeriksaan kesehatan petugas pemungutan suara sebelum hari H dan fasilitas lainnya baik itu asupan makan maupun obat-obatan pendukung.

"Selain itu akan lebih baik pula bila ada jeda untuk istirahat pada saat penghitungan suara sudah memasuki larut malam atau pukul 00.00 WIB agar petugas bisa memulihkan stamina dan fisiknya lebih segar," katanya.

Arjuna mengatakan, diperkirakan pada Pemilu 2024 ini, proses pemungutan suara hingga penghitungan hasil suara juga seperti Pemilu 2019 yang hingga larut malam bahkan hingga dini hari berikutnya.

"Maka masalah kesehatan petugas pemungutan suara ini juga menjadi fokus pengawasan kami, agar kejadian pada Pemilu 2019 tidak terulang," katanya.

KPU Kabupaten telah membentuk badan adhoc KPPS untuk Pemilu 2024 dengan jumlah sebanyak 24.199 orang untuk memenuhi 3.457 tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Sleman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online