Kemarau, DLH Sleman Waspadai Kebakaran di TPST dan Transfer Depo
Volume sampah Sleman mencapai 15.429 ton hingga pertengahan September 2026. DLH mewaspadai risiko kebakaran saat musim kemarau.
Wisatawan sedang bersiap untuk susur Gua Pindul pada Sabtu (13/4/2024). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul mencatat tren kenaikan kunjungan wisatawan di Bumi Handayani selama libur panjang Idulfitri.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Supriyanta mengatakan kenaikan angka kunjungan terlihat sejak Jumat (5/4/2024). Data yang masuk berasal dari 32 pos retribusi.
Secara berurutan, angka kunjungan sejak Jumat (5/4/2024) – Jumat (12/4/2024) yaitu 565 orang, 893 orang, 1.404 orang, 2.112 orang, 2.809 orang, 3.146 orang, 22.718 orang, dan 30.994 orang. Dengan begitu, total kunjungan wisatawan mencapai 64.641 orang. Dari data tersebut, lonjakan terjadi pada Kamis (11/4/2024) atau sehari setelah Idulfitri.
Ada tiga pos yang menerima kunjungan terbanyak yaitu Pos Baron dengan total 8.914 orang, Pos JJLS dengan 8.705 orang, dan Pos Watugupit Giricahyo dengan 8.590 orang.
Sementara, data hari Sabtu (13/4/2024) masih belum masuk. Supriyanto memprediksi angka kunjungan masih akan meningkat sampai Minggu (14/4).
“Wisatawan paling banyak kalau dilihat dari plat nomor kendaraan itu dari Jawa Tengah dan Jawa Barat,” kata Supriyanta, Sabtu (13/4/2024).
Kepala Dispar Gunungkidul Oneng Windu Wardana mengatakan instansinya telah menetapkan target kunjungan wisatawan selama libur panjang Idulfitri mencapai 136.205 orang. Sedangkan, target pendapatan asli daerah (PAD) atas angka kunjungan tersebut mencapai Rp1,5 miliar.
Apabila melihat angka kunjungan libur panjang Idulfitri (19-30/4/2023) maka target kunjungan sebanyak 186.000 orang terlampaui; realisasinya justru mencapai 217.490 orang hingga Minggu (30/4/2023). Dari jumlah tersebut, penerimaan PAD mencapai Rp1,68 miliar dari target yang hanya sebesar Rp1,35 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Volume sampah Sleman mencapai 15.429 ton hingga pertengahan September 2026. DLH mewaspadai risiko kebakaran saat musim kemarau.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.