Gerai KDMP Bantul Punya Waktu 3 Bulan untuk Benahi Catatan Teknis
Tim Verval menemukan sejumlah catatan pembangunan gerai KDMP di 8 lokasi Bantul. Pengelola diberi waktu sekitar 3 bulan untuk memperbaikinya.
Sejumlah pemain PSIM menjalani latihan persiapan menjelang menghadapi PSMS Medan, Selasa (30/1/2024)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja akhirnya menjatuhkan pilihan pada Erwan Hendarwanto dan Didik Wisnu untuk melengkapi staf kepelatihan Laskar Mataram menyambut gelaran Liga 2 musim depan. Coach Erwan dan Didik nantinya akan membantu Pelatih Kepala PSIM Seto Nurdiyantoro mengemas skuad yang lebih mumpuni.
Manajer Tim PSIM Jogja Razzi Taruna mengatakan, Erwan ditunjuk untuk mengisi posisi Asisten Pelatih sementara Didik akan menjabat sebagai Pelatih Kiper. Keputusan untuk mengikutsertakan kembali Erwan dan Didik ke tim pelatih PSIM Jogja diambil berdasarkan penilaian dan pengalaman mereka yang sudah terbukti.
BACA JUGA: Beda Respons MUI dan Kemenag soal Haram Ucapan Salam Agama Lain
“Coach Erwan dan Didik sebelumnya pernah bekerja sama dengan Coach Seto. Selain itu, kedua orang ini merupakan pilihan langsung dari Coach Seto. Artinya Coach Seto nyaman, sudah tahu satu sama lain maunya apa. Karena itu manajemen memilih mereka berdua,” jelas Razzi, Minggu (2/6/2024).
Diketahui, sosok Erwan Hendarwanto dan Didik Wisnu memang cukup akrab di telinga fans Laskar Mataram. Keduanya punya sejarah panjang dengan klub kebanggaan warga Jogja ini. Terakhir kali Erwan pernah dipercaya menakhodai Laskar Mataram menggantikan Imran Nahumarury. Sedangkan Didik membina penjaga gawang PSIM Jogja di musim 2021.
“Untuk Coach Erwan, saya pribadi melihatnya memang tokoh lokal Jogja dan sudah tahu budaya PSIM. Secara taktikal dan game plan dia juga cukup matang dan bisa dikatakan sangat baik. Bisa membantu Coach Seto untuk meramu musim depan untuk mencapai target tim,” ungkap Razzi.
Sementara Coach Didik juga dikenal punya reputasi yang cukup cemerlang. Pengalamannya yang beberapa kali menangani skuad Laskar Mataram tidak bisa dianggap remeh.“Coach Didik ini saya kenal punya pendekatan yang optimal dengan para pemain. Kalau nyaman sewaktu latihan pasti hasilnya di lapangan juga baik,” jelas Razzi.
BACA JUGA: Dipicu Tugas Sekolah, Remaja di Batu Tewas Dikeroyok Lima Temannya
Kembalinya Coach Erwan dan Didik diharapkan dapat memberikan angin segar bagi PSIM Jogja dalam persiapan menghadapi kompetisi musim depan. Kehadiran mereka diyakini mampu mengembalikan kekuatan dan performa terbaik tim.
"Penunjukkan Coach Erwan dan Didik sebenarnya murni pilihan dan permintaan Coach Seto karena sudah merasa saling cocok, sehingga sudah saling mengerti baik secara pribadi maupun profesional, harapannya itu bisa membantu tim ke depan,” pungkas Razzi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tim Verval menemukan sejumlah catatan pembangunan gerai KDMP di 8 lokasi Bantul. Pengelola diberi waktu sekitar 3 bulan untuk memperbaikinya.
Sulit tidur setiap malam? Kenali 9 cara mengatasi insomnia tanpa obat dan kapan CBT-I diperlukan untuk menangani gangguan tidur kronis.
Apple menggelar acara Welcome Home pada 13 Oktober 2026. Simak bocoran HomePad, Apple TV 4K, HomePod mini 2, dan perangkat LG.
Tiga pemimpin perempuan Indonesia masuk Fortune Most Powerful Women Asia 2026. Maya Watono di posisi 83, Sandra Sunanto 86, dan Irawati Setiady 94.
Harga emas Antam di Pegadaian turun jadi Rp2,604 juta per gram pada 8 Oktober 2026. Harga buyback juga melemah di level Rp2,333 juta.
Wanita di Las Vegas menikahi pria kenalan daring untuk menguras uang mereka. Ia dihukum penjara dan wajib membayar ganti rugi Rp5 miliar.