Sering Lupa dan Sulit Fokus? Kenali 6 Penyebab Brain Fog
Brain fog membuat sulit fokus dan mudah lupa. Kenali gejala, penyebab, serta cara mengatasinya agar produktivitas tetap terjaga.
Ilustrasi daging - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Puluhan warga nonmuslim di Padukuhan Jogodayuh, Kalurahan Sumbermulyo, Kapanewon Bambanglipuro, Kabupaten Bantul mendapatkan daging kurban yang disembelih di Masjid Al Amna di padukuhan tersebut, Senin (17/6/2024).
Pembagian daging kurban kepada nonmuslim adalah tradisi yang selama ini dipegang teguh oleh masyarakat Padukuhan Jogodayuh.
BACA JUGA : Kemenag Imbau Daging Kurban Dikemas Ramah Lingkungan
"Jadi memang sudah jadi tradisi di tempat kami. Ada lebih dari 200 KK [kepala keluarga] di tempat kami, puluhan di antaranya nonmuslim. Tapi, mereka [nonmuslim] tetap mendapatkan daging kurban. Kami harap Iduladha ini akan menguatkan persaudaraan kami," kata Ketua Panitia Kurban Masjid Al Amna, Heru Iryandi, Senin (17/6/2024).
Menurut dia, pada Iduladha tahun ini, ada empat ekor sapi dan 19 kambing yang disembelih. Penyembelihan hewan kurban tersebut melibatkan sebanyak 100 warga jemaah Masjid Al Amna. Di mana, saat penyembelihan ada beberapa tim yang memiliki tugas sendiri mulai dari menyembelih sampai membagikan daging kepada warga.
"Jadi, sudah kami bagi tugasnya. Harapannya, dengan pembagian tugas, maka akan ada rasa tanggung jawab bersama dan juga mempercepat penyaluran daging kurban," terang Heru.
Sejauh ini, dari pengamantan, Heru, tidak ditemukan penyakit maupun keberadaan cacing hati saat penyembelihan 19 kambing. Terkait dengan teknis penyembelihan, Heru menyatakan sejauh ini sesuai dengan petunjuk teknis yang disampaikan oleh Kemenag Bantul dan juga dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
"Karena sebelumnya kami juga sudah mendapatkan bimbingan teknis," ucap Heru.
Terpisah Plt Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Bantul, Edy Suryanto mengungkapkan, pihaknya telah menerjunkan 150 petugas di 2.000 titik pemotongan, yang ada di 75 kalurahan di Kabupaten Bantul, mulai Senin (17/6/2024) pagi. Petugas yang diturunkan itu terdiri dari mahasiswa, dokter hewan dan juga petugas dari puskeswan.
"Besok, mereka juga masih akan bekerja untuk memeriksa hewan kurban di titik penyembelihan," ucap Edy.
Cacing Hati
Hingga Senin (17/6/2024) siang pukul 12.30 WIB, Edy mencatat dari pemantauannya, baru ada satu kasus hewan kurban terkena cacing hati. Hewan kurban yang terkena cacing hati itu ada di Padukuhan Bungas, Sumberagung, Jetis.
"Kami langsung minta petugas penyembelihan hewan untuk mengubur bagian hewan yang kena cacing hati. Untuk bagian lainnya yang tidak terkena cacing hati masih aman asalkan dimasak dengan air panas hingga matang," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Brain fog membuat sulit fokus dan mudah lupa. Kenali gejala, penyebab, serta cara mengatasinya agar produktivitas tetap terjaga.
Harga minyak dunia turun dinilai menjadi peluang pemerintah membenahi subsidi BBM, memperkuat stok, dan meningkatkan perlindungan masyarakat rentan.
Mendes Yandri Susanto menegaskan isu Kopdes Merah Putih menutup warung kelontong dan melarang berdagang dalam radius 2 kilometer adalah hoaks.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan penggunaan izin usaha perusahaan pergadaian atas nama Perusahaan Perseroan (Persero)
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
BPBD Bantul telah menyalurkan 436.500 liter air bersih kepada 3.287 warga terdampak kekeringan selama musim kemarau hingga 3 Agustus 2026.