Bank Jateng Syariah dan Ash Shodiqiyah Jalin Kerja Sama Digitalisasi
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Katarina Erlita, warga Rejowinangun, Kotagede, peserta BPJS Kesehatan./Istimewa
JOGJA—Upaya BPJS Kesehatan dalam memberikan jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin dirasakan. Salah satu peserta yang telah merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan ini adalah Katarina Erlita.
Warga Rejowinangun, Kotagede tersebut rutin berolahraga seminggu sekali, khususnya olahraga yang dilakukan di gimnasium. Dia menceritakan pernah mengalami cedera tangan akibat aktivitas rutinnya ini.
Waktu itu ia sedang berolahraga crossfit di sebuah fasilitas gimnasium di Kotagede. Seusai olahraga, tangannya mengalami cedera yakni tidak bisa diluruskan. “Kemudian saya berobat ke klinik Romadhon karena tangan tidak bisa diluruskan pasca olahraga,” ujarnya, Senin (24/6/2024).
Klinik tersebut merupakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar. Di situ, dia mendapat obat pelemas otot, diresepkan untuk konsumsi obat tiga hari. Namun setelah tiga hari meminum obat pelemas otot, tangannya tetap belum bisa diluruskan sepenuhnya. Meski demikian dokter mendiagnosis tidak ada patah tulang, sehingga tidak perlu dirujuk ke rumah sakit untuk Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Kemudian dokter pun meresepkan kembali obat pelemas otot untuk tiga hari lagi dan akhirnya sembuh, tangannya bisa diluruskan lagi. “Untuk biaya obatnya gratis,” ungkapnya.
Ia mengaku puas dengan pelayanan yang didapatkan menggunakan penjaminan JKN. Prosedur pelayanannya pun tidak terlalu lama. “Saya merasa puas dengan layanannya, dan waktunya pun tidak terlalu lama,” katanya.
Kini Lita sudah pulih dan bisa kembali menjalani olahraga rutinnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Mahasiswa KKN-PPM UGM menggandeng BRI BO Wates mengedukasi warga Giripeni, Kulonprogo, agar memanfaatkan KUR dan KPP serta menghindari pinjol ilegal.