Warga Jogja Didorong Jadi Tuan Rumah yang Sadar Wisata
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menyerahkan hadiah utama sepeda motor kepada salah satu peserta Tour De Merapi, di Tlogo Putri, Minggu (21/7/2024)./Lugas Subarkah
SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menggelar Tour de Merapi 2024, Minggu (21/7/2024). Sebanyak 450 pemotor mengikuti tur yang menggunakan sepeda motor dan melewati sejumlah destinasi wisata di Sleman ini.
Para peserta Tour de Merapi mengawali perjalananya dari Lapangan Pemda Sleman pukul 07.00 WIB. Dengan menggunakan jaket hijau suvenir Tour de Merapi, para peserta yang juga mengajak keluarganya berboncengan di motor ini finis di Tlogo Putri, Kaliurang sekitar pukul 12.00 WIB.
Mereka sekaligus melewati rute yang ada kawasan wisatanya untuk ikut mempromosikan destinasi wisata yang ada di Sleman, seperti Pos 2 Jogja Exotarium Pos 3 Jogjabay dan Pos 5 Suraloka Zoo.
Di Tlogo Putri, para peserta istirahat dan makan sambil menikmati hiburan musik serta ada pengundian doorprize dengan hadiah utama sepeda motor. Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo turut mengundi dan mengumumkan pemenang doorprize utama.
Dia menjelaskan Tour de Merapi 2024 menjadi media untuk menggerakkan roda pariwisata di Sleman. Tour de Merapi merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun oleh Pemkab Sleman dengan peserta bukan hanya warga Sleman dan terus bertambah.
“Kami adakan doorprize untuk semakin menarik masyarakat mengikuti Tour de Merapi ini,” ujarnya, kemarin.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid menuturkan tahun ini merupakan agenda Tour de Merapi yang ke-20 karena pertama kali dilaksanakan pada 2004 silam.
Dulu acara ini melibatkan Kabupaten Klaten, Boyolali dan Magelang di Jawa Tengah tetapi sekarang tinggal Sleman. Harapanya dengan Tour de Merapi, destinasi di Sleman bagian barat, timur maupun utara semakin terekspos sehingga tagline Dolan Sleman Marai Tuman terwujud melalui Tour de Merapi.
Antusias publik dalam agenda Tour de Merapi ini cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan terlampauinya target peserta. “Tour de Merapi kali ini dari target 300 pemotor, ternyata diikuti 450 motor. Bila dikalikan dua [berboncengan], jadi 900 orang,” kata Ishadi. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Tesla menghapus radio FM dan DAB pada Model 3 RWD baru di Australia. Pengguna kini mengandalkan TuneIn berbasis internet.
Anggun C. Sasmi kembali ke GBK setelah 36 tahun dan tampil di closing ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 sebelum final Indonesia vs Thailand.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekretariat DPRD, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja baik dalam pen
Ranking FIFA Indonesia vs Thailand terpaut 24 peringkat. Garuda di posisi 117, sedangkan Thailand menempati urutan 93 dunia.
OJK Jawa Tengah dan DIY memfasilitasi BPR/BPRS melalui workshop dan pendampingan untuk mempercepat penurunan NPL serta memperkuat kualitas kredit.