HUT Ke-6 PDAB Tirtatama, Pelayanan Air Minum Regional Terus Diperkuat
enam tahun perjalanan perusahaan menjadi bukti bahwa sinergi lintas wilayah mampu menghadirkan pelayanan air minum yang andal bagi masyarakat Kartamantul
Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X didampingi Kepala BKKBN DIY Hasto Wardoyo memberikan penghargaan kepada puluhan kader program keluarga berencana pada perayaan Hari Keluarga Nasional di Waduk Sermo, Kulonprogo, Minggu (21/7/2024)./Triyo Handoko
KULONPROGO—Hari Keluarga Nasional (Harganas) dirayakan BKKBN DIY dengan memberikan penghargaan kepada puluhan individu dan lembaga yang berperan signifikan dalam program keluarga berencana di Waduk Sermo, Kulonprogo, Minggu (21/7/2024).
Perayaan ini dihadiri langsung Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo, yang juga mantan Bupati Kulonprogo.
Dia menjelaskan prestasi BKKBN DIY cukup signifikan di kancah nasional, salah satunya mendapat peringkat kelima dalam Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga).
Setidaknya ada tiga parameter yang dinilai dari indeks tersebut meliputi ketentraman, kemandirian, dan kebahagian keluarga. Indikator yang perlu terus ditingkatkan di DIY dalam iBangga tersebut adalah kemandirian dengan tantangan kemiskinan masih jadi pekerjaan rumah bagi masyarakat Bumi Mataram. “Berbagai program unggulan terkait dengan pengembangan ekonomi dalam keluarga berencana khususnya penanganan tengkes bisa terus ditingkatkan,” papar Hasto, kemarin.
Tantangan lain program keluarga berencana yakni bonus demografi yang akan berakhir di DIY, yang sudah mulai terjadi di Gunungkidul. Ketika bonus demografi berakhir, maka generasi tua akan lebih banyak dibanding generasi muda.
Alhasil, dibutuhkan strategi yang matang agar tidak muncul berbagai permasalahan. Penguatan ketahanan remaja di DIY, lanjut Hasto, perlu digalakkan lagi supaya jadi solusi dari berbagai tantangan yang ada mendatang. Apalagi kondisi remaja saat ini memprihatinkan dengan salah satu indikatornya adalah umur berhubungan seksual pertama makin muda. “Rata-rata di kisaran 15-19 tahun itu remaja sudah berhubungan seksual utuk pertama kali,” paparnya.
Karena itu BKKBN DIY, terus mendorong penguatan Generasi Berencana (Genre) yang jadi wadah remaja untuk tak terjebak pada berbagai problematika tersebut.
Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam X menyampaikan pentingnya keluarga yang berkualitas. Dengan semakin berkualitas keluarga, maka hal itu akan mendukung tumbuh kembang anak.
Paku Alam X, yang membacakan sambutan Sri Sultan HB X, menjelaskan momen Hari Keluarga Nasional perlu jadi pengingat bahwa keluarga sebagai unit terkecil jadi syarat utama majunya sebuah bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
enam tahun perjalanan perusahaan menjadi bukti bahwa sinergi lintas wilayah mampu menghadirkan pelayanan air minum yang andal bagi masyarakat Kartamantul
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.