Bisnis Kopi Indonesia Berkembang, Pelaku F&B Hadapi Tantangan Baru
Coffee culture di Indonesia berkembang menjadi gaya hidup. Pelaku bisnis F&B menghadapi tren cepat dan tantangan bahan baku.
Susu sapi - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—Mendukung Program Makan Siang dan Susu Gratis yang dicanangkan presiden dan wakil presiden terpilih 2024, Kementerian Pertanian sedang menyiapkan lahan peternakan sapi perah seluas 1,5 juta hektare.
"Kami sekarang ditugasi untuk mendukung itu, mencari lahan tidak kurang dari 1,5 juta hektare di berbagai wilayah di Indonesia," kata Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Hilirisasi Produk Peternakan Prof. Ali Agus di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (23/4/2024).
Ali Agus mengatakan luas lahan tersebut telah dihitung berdasarkan kebutuhan pakan untuk 1,5 juta ekor sapi perah yang bakal diimpor dari berbagai negara.
"Sapi itu makan tiap hari. Sapi makan sehari bisa 40 kilogram (kg) rumput dan 40 kg rumput itu harus dihasilkan dari berapa luas lahan. Nah, itu sudah kita hitung," ujar Guru Besar Fakultas Peternakan UGM ini.
Menurut Ali, saat ini tim dari Kementan masih memetakan lahan-lahan di berbagai wilayah di Indonesia yang dinilai potensial untuk mendukung program itu.
Sejumlah wilayah yang telah didatangi untuk penyiapan lahan antara lain di dataran tinggi wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah; Berastagi, Sumatra Utara; dan Palembang di dekat Muara Enim, Sumatera Selatan.
"Sekarang ini diakui atau tidak, kan hampir tidak ada lahan yang diperuntukkan khusus untuk menanam rumput, padang rumput, supaya sapi bisa hidup. Lahan kita semua ini di samping kalau enggak untuk hutan, kebun, kebun sawit, terus tanaman pertanian," kata dia.
BACA JUGA: Resep Aneka Macam Dimsum dari Pangsit Ayam, Hakau hingga Bakpau
Karena itu, menurut Ali, Kementan juga telah menyosialisasikan penyiapan lahan itu ke petani-petani sawit di Palembang dengan harapan sekaligus mereka memelihara sapi sehingga tercipta integrasi antara sawit dan sapi.
"Kalau kami ingin swasembada susu, harus ada sapi. Sapi ada kalau ada rumput, rumput ada kalau ada tanah, lahan ditanami rumput. Nah ini lahannya enggak ada, ini sedang kami perjuangkan," ucap dia.
Sementara itu, untuk penyiapan 1,5 juta ekor sapi perah, Ali menyebut pemerintah sedang melakukan penjajakan impor dengan Selandia Baru, Australia, Amerika Serikat, dan Brasil.
"Ini sedang kami jajaki untuk peluang impornya dari sana karena sapi kami kurang," kata dia.
Untuk mendukung program itu, Kementan juga bakal menggandeng peran swasta serta investor dari berbagai negara sembari memetakan lahan ternak yang dibutuhkan.
"Saya kemarin Selasa malam itu ketemu investor dari Timur Tengah, mintanya lahan 20 ribu hektare, ini sedang dalam proses. Kelihatannya ini juga ada investor dari China, dari Vietnam, itu mau masuk dia butuh minimal 5.000 hektare," kata dia.
Para peternak sapi perah lokal, dipastikan Ali juga dilibatkan dengan model pembiayaan yang tengah disiapkan.
"Peternak silakan, nanti ada fasilitasi kredit misalnya kredit untuk peternakan ada 'grace period' sama ada bunga misalnya, bunganya ini bunga komersial, ada subsidi bunga, nanti ada asuransi ini sudah kita godok terus," kata Ali Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Coffee culture di Indonesia berkembang menjadi gaya hidup. Pelaku bisnis F&B menghadapi tren cepat dan tantangan bahan baku.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.