Advertisement
Mengenal Petilasan Gilanglipuro, Tempat Deklarasi Paslon Halim-Aris di Pilkada Bantul 2024
Suasana situs Gilanglipuro sebelum deklarasi bakal paslon Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta pada Rabu (28/8/2024) pagi - Harian Jogja/Jumali
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL— Bakal pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Bantul Abdul Halim Muslih-Aris Suharyanta melakukan deklarasi di Situs Gilanglipuro, Kauman, Gilangharjo, Pandak, Bantul, pada Rabu (28/8/2024) pagi.
Deklarasi ini adalah rangkaian awal Halim-Aris sebelum akhirnya mendaftarkan diri ke Kantor KPU Bantul, siang harinya. Adapun bakal paslon Halim-Aris sejauh ini diusung oleh PKB, Gerindra, Golkar, dan PAN dan koalisi partai nonparlemen yang tergabung dalam Koalisi Partai Bantul Bersatu.
Advertisement
Lalu, apa keistimewaan dari Situs Gilanglipuro? Sehingga Halim-Aris memilih lokasi tersebut sebagai lokasi deklarasi?
Berdasarkan Babat Tanah Jawa, diceritakan jika usai berhasil mengalahkan Arya Penangsang (bupati Blora), Danang Sutawijaya atau Panembahan Senopati-cikal bakal pendiri kerajaan Mataram Islam Kotagede diberikan hadiah oleh Raja Pajang, Sultan Hadiwijaya atau Jaka Tingkir-ayah angkat Danang Sutawijaya berupa tanah di sekitar mataram dan pati.
Dalam perkembangannya, Danang Sutawijaya, bersama Ki Ageng Pemanahan-guru dari Danang Sutawijaya mengembara ke hutan Mentaok. Dan, saat mengembara, keduanya menemukan sumber air di sebuah batu, di petilasan Gilanglipuro.
"Di batu itu juga digunakan sebagai tempat salat, meditasi dan zikir oleh Danang Sutawijaya sebelum mendapatkan wahyu untuk mendirikan kerajaan mataram Islam dan lepas dari kerajaan Pajang," imbuh juru kunci petilasan Gilanglipuro, Untoro.
BACA JUGA : Koalisi Partai Bantul Bersatu Dukung "HaRis" Maju Pilkada Bantul
Bakal calon wakil bupati Bantul Aris Suharyanta mengatakan, dirinya bersama dengan bakal calon bupati Bantul Abdul Halim Muslih memilih lokasi petilasan Gilanglipuro, tidak lain karena beberapa pertimbangan.
"Jadi kami terinspirasi dengan perjuangan dari Panembahan Senopati. Dan, kami ingin melanjutkan spirit tersebut," kata Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Pantai Kulonprogo Berbahaya, Petugas Larang Wisatawan Berenang
- 157 Ribu Wisatawan Serbu Gunungkidul, PAD Tembus Rp1,9 Miliar
- 31 Perusahaan Diadukan Terkait THR di DIY, Baru 2 yang Sudah Bayar
- Mudik Naik Sepeda, Warga Bantul Tersasar ke Tol Purwomartani
- Sleman Tak Terapkan WFA, Pelayanan Publik Tetap Tatap Muka
Advertisement
Advertisement








