Jateng Mulai Kembangkan Aglomerasi Wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengembangkan konsep aglomerasi wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening (Bokor) untuk memperluas daya tarik pariwisata
Penjabat Sementara Bupati Sleman, Kusno Wibowo./Istimewa
SLEMAN—Pameran Potensi Daerah (PPD) Kabupaten Sleman Tahun 2024 kembali digelar. Penyelenggaraan PPD Sleman tahun ini akan dikemas dengan tema Greget Nyawiji lan Hangayomi Sesarengan Mbangun Sleman, dan akan diselenggarakan selama 10 hari mulai 1 November hingga 10 November 2024 di Lapangan Denggung Sleman.
Penjabat Sementara Bupati Sleman, Kusno Wibowo, mengatakan kegiatan PPD ini rutin diadakan setiap tahun sebagai sarana edukasi dan informasi bagi masyarakat Kabupaten Sleman maupun di luar Sleman untuk mengenal potensi Bumi Sembada yang sangat beragam. "Dengan adanya acara PPD ini menjadi wujud komitmen pemerintah terutama Pemerintah Kabupaten Sleman dalam mengembangkan potensi lokal dari seluruh wilayah Sleman," katanya, Rabu (30/10/2024).
UMKM dan industri skala besar Sleman merupakan dua pelaku usaha yang memiliki prospek untuk maju dan berkembang. Untuk mengenalkan potensi dari dua jenis pelaku usaha tersebut, sekaligus memberikan informasi progres pembangunan di wilayah Sleman, event pameran merupakan media yang efektif agar pesan tersampaikan kepada masyarakat luas.
"Seluruh segmen masyarakat dari yang sekadar jalan-jalan dengan keluarga, atau ke pameran untuk pemenuhan kebutuhan barang yang dicari, sampai dengan yang berkepentingan meluaskan jejaring kemitraan untuk perluasan usahanya dapat dijumpai di event PPD," katanya.
Event ini juga menjadi ruang bagi UMKM Sleman untuk mengenalkan dan mempromosikan produk-produk terbaiknya, mengenal produk dan strategi kompetitor, tes pasar, evaluasi produk, memperluas relasi dan mitra usaha, meningkatkan omzet, sampai dengan menjaring investor.
PPD dapat dinilai sebagai momen business matching atau pertemuan bisnis antara pelaku bisnis, dengan calon mitra distribusi, calon mitra supplier, calon mitra pendanaan, dan juga calon mitra investor, atau sebagai momen seller meet buyer atau penjual bertemu pembeli.
"Saya sangat berharap PPD tahun ini dapat mendorong para pelaku UMKM sleman untuk dapat naik kelas setelah mendapatkan kemanfaatan sebagai peserta pameran," ujar Kusno.
PPD Sleman 2024 akan menghadirkan berbagai macam stan pameran UMKM Sleman dan bazar produk unggulan sejumlah 296 stan, dan akan menampilkan berbagai atraksi, dari karnaval marching band, bregada, gunungan, mobil hias, serta Duta Generasi Muda Sleman.
Ada juga rangkaian acara pendukung seperti aneka lomba anak dan dewasa, workshop activity, panggung hiburan musik dan tari, Sleman berselawat, dan wahana permainan.
"Diharapkan dengan berbagai rangkaian acara ini, masyarakat dapat ramai-ramai mengajak teman, rekan, serta keluarga ke Pameran Potensi Daerah Sleman 2024 untuk menyaksikan dan menikmati hiburan yang ditampilkan, kunjungi stan-stan pameran yang ada agar lebih mengenal produk-produk unggulan yang ada di Kabupaten Sleman," katanya. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengembangkan konsep aglomerasi wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening (Bokor) untuk memperluas daya tarik pariwisata
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA 19 Oktober 2026 mencakup layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dari Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 19 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap dan waktu tiba di Stasiun Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket sebesar Rp8.000.
Pemerintah mendorong pemberdayaan 22,5 juta penerima bansos agar kesejahteraan meningkat, kemiskinan berkurang, dan masyarakat mandiri.