Bawaslu Bantul Lantik 1.487 Pengawas TPS untuk Pilkada 2024

Jumali
Jumali Senin, 04 November 2024 16:57 WIB
Bawaslu Bantul Lantik 1.487 Pengawas TPS untuk Pilkada 2024

Ilustrasi Komisi Pemilihan Umum - Antara

Harianjogja. com, BANTUL—Bawaslu Bantul melantik 1.487 pengawas TPS (PTPS) untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2024. Pelantikan dilakukan secara serentak oleh masing-masing Ketua Panwascam pada Senin (4/11/2024) sesuai ketugasan wilayahnya.

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Bantul, Sri Hartati menyampaikan bahwa Pengawas TPS ini akan bertugas sampai 4 Desember 2024.

Setelah dilantik selanjutnya Pengawas TPS akan diberikan pembekalan ketugasan berupa materi tugas dan kewenangan sebagai pengawas, kode etik penyelanggara pemilihan serta pola hubungan dalam struktur kepengawasan.

"Selain mendapat pembekalan, nantinya pengawas TPS juga akan diminta melakukan pendaftaran akun Sistem Pengawasan Pemilihan (Siwaslih)," katanya dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA: Bawaslu Bantul Optmalkan Pengawasan Pilkada Secara Daring Lewat Aplikasi Siwaslih

Aplikasi siwaslih ini akan menjadi sarana pengawasan berbasis online yang digunakan sejak masa tenang dan dilaporkan secara berjenjang oleh Pengawas TPS.

Sementara itu Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho menegaskan pengawas TPS harus senantiasa menjaga profesionalitas dan independensi dalam bekerja. Pengawas TPS harus benar-benar memahami tentang teknis pemungutan dan penghitungan suara serta memahami focus pengawasan pada saat tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

"Pengawas TPS juga harus segera menjalin koordinasi dengan pengampu wilayah masing-masing terutama kepala dusun sesuai ketugasan pengawas TPS. Hal ini penting agar pada saat melakukan ketugasan dapat melakukan pencegahan terhadap adanya potensi pelanggaran di TPS," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online