Minta Hujan, 1.240 Santri Sleman Gelar Salat Istisqa
Sebanyak 1.240 santri di Sleman menggelar salat istisqa saat Hari Santri 2026. BAZNAS Sleman juga menyalurkan bantuan kepada 33 pesantren.
Crown Plaza Hotel, Bandara Changi, Singapura./Instagram
Harianjogja.com, BANTUL–Tingkat reservasi kamar hotel menjelang libur natal dan akhir tahun (Nataru) masih rendah. Namun, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul optimistis reservasi kamar hotel akan meningkat signifikan hingga akhir Desember 2024.
Ketua PHRI Bantul, Yohanes Hendra menjelaskan hingga saat ini tingkat reservasi kamar hotel di Bantul masih mencapai 20%. "Saat ini kenaikannya [reservasi kamar hotel] belum maksimal. Kami memperkirakan mulai tanggal 15 hingga 20 Desember 2024 akan ada lonjakan signifikan," ujarnya, Selasa (10/12/2024).
Untuk libur Nataru tahun ini, PHRI Bantul menargetkan tingkat keterisian kamar hotel atau okupansi mencapai 75%. Target ini lebih rendah dibandingkan dengan capaian pada libur Nataru tahun lalu yang berhasil mencapai 85%.
"Kami mematok target 75% agar tidak over expectation, tapi tentu harapannya bisa lebih dari itu," ujarnya.
Dia menekankan pentingnya menjaga ekspektasi realistis di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pariwisata, termasuk keterbatasan penerbangan langsung (direct flight) ke DIY.
Hendra menyapaikan ada kemungkinan kenaikan tarif menginap di hotel selama libur Nataru dengan kisaran 5-15% dari tarif normal. Meski demikian, ia mengingatkan para pengelola hotel untuk menyesuaikan kenaikan harga dengan penambahan fasilitas dan layanan.
"Kami hanya mengimbau, jika hotel ingin menaikkan harga, pastikan tamu mendapatkan fasilitas tambahan. Jangan sampai mereka merasa bahwa staycation di Jogja terlalu mahal," katanya.
BACA JUGA: Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Bantul Diprediksi Menurun pada Libur Akhir Tahun Ini
Selama libur Nataru, sejumlah hotel di Bantul juga berencana mengadakan perayaan malam tahun baru untuk menarik minat pengunjung. Beberapa agenda yang akan ditawarkan meliputi gala dinner, live music, hiburan, hingga pesta kembang api.
"Kami ingin memastikan tamu yang menginap merasa mendapatkan pengalaman yang istimewa saat merayakan tahun baru di Bantul," ujarnya.
Menurut Hendra, mayoritas wisatawan yang menginap di Bantul selama libur Nataru diperkirakan berasal dari wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Sementara itu, kunjungan dari luar Pulau Jawa kemungkinan masih minim. Hal itu lantaran penerbangan langsung ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) masih terbatas.
"[Direct flight] sangat berpengaruh [terhadap okupansi kamar hotel]. Saat ini di Bandara YIA, penerbangan langsung masih terbatas pada jam dan daerah tertentu," ujarnya.
Hendra mendorong agar ada menambah penerbangan langsung ke Bandara YIA. Hal itu menurutnya dapat meningkatkan lama kunjungan wisatawan atau length of stay (LoS) ke Bantul yang saat ini rata-rata hanya mencapai 1,2 hari.
Selain menambah penerbangan, Hendra juga menekankan pentingnya promosi wisata yang lebih gencar untuk menarik wisatawan. Menurutnya, Bantul memiliki banyak potensi yang bisa ditonjolkan, mulai dari keindahan alam, budaya, hingga kuliner khas daerah.
"Kami berharap ada upaya bersama untuk mempromosikan wisata Bantul, sehingga semakin banyak wisatawan yang tertarik menghabiskan waktu libur mereka di sini," ujarnya.
Sementara Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul, Markus Purnomo Adi menyampaikan ada beberapa event yang akan diselenggarakan pada akhir tahun 2024. Event tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bantul.
“Harapannya dengan adanya event LoS itu naik,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 1.240 santri di Sleman menggelar salat istisqa saat Hari Santri 2026. BAZNAS Sleman juga menyalurkan bantuan kepada 33 pesantren.
BPS mencatat harga beras medium dan premium naik 0,16% pada pekan keempat Oktober 2026. Harga premium nasional melampaui HET semua zona.
Magelang Flower Festival 2026 berlangsung 25 Oktober–1 November dengan pameran tanaman hias, kontes, city tour gratis, dan Magelang Ethno Carnival.
DPRD Sleman menekankan pola asuh, pemenuhan gizi, sanitasi, dan layanan kesehatan untuk mendukung tumbuh kembang anak serta mencegah stunting.
BPS mencatat harga cabai merah naik 23,47% dan cabai rawit 12,49% dibandingkan September 2026. Keduanya melampaui HAP nasional.
Pegadaian menggelar Badai Emas 2026 hingga 31 Desember dengan hadiah saldo emas 500 gram dan 150 gram untuk kategori syariah.