Kekeringan, 255 Hektare Lahan Pertanian di Prambanan Tak Ditanami
Kekeringan membuat sekitar 255 hektare lahan pertanian di Prambanan tak ditanami. Petani khawatir gagal panen dan mengalami kerugian.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul menggelar survei di kawasan wisata pantai pada Kamis (12/12/2024) menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Dalam survei tersebut, Dishub memasang rambu larangan bagi kendaraan roda empat yang menuju Pantai Watu Kodok untuk melewati jalur selatan dari Simpang Empat Cambahan.
Kasi Pengendalian dan Operasi Bidang Lalu Lintas Dishub Gunungkidul, Wahyudi mengaku telah memasang rambu larangan bagi kendaraan roda empat yang akan menuju Pantai Watu Kodok untuk melintas di jalur selatan dari simpang empat empat Cambahan.
Adapun arus lalu lintas di kawasan pantai berpotensi direkayasa menjadi satu arah apabila situasi padat untuk mencegah kemacetan. Pada momen Lebaran, Dishub bersama Polres Gunungkidul sempat melakukan rekayasa lalu lintas dari dua arah menjadi satu arah di kawasan Pantai Baron.
Kendaraan yang masuk dari TPR Baron akan diarahkan untuk keluar melalui TPR Tepus.
Adapun pos utama yang akan didirikan di TPR JJLS dan TPR Baron. Pos lain tersebar di Pulegundes, Ngrenehan, Wediombo, dan Tepus. Dishub akan menempatkan personel bersama kepolisian. Selain penempatan di pos-pos tersebut, Dishub juga akan menempatkan personel di titik lain.
Titik tersebut antara lain di simpang tiga utara pos JJLS dari arah Planjan. Lalu simpang empat APILL baru di utara TPR Baron.
BACA JUGA: Target PAD Pariwisata Gunungkidul Kurang Rp1 Miliar hingga Akhir Tahun
Wahyudi menjelaskan Dispar juga berencana memasang papan petunjuk arah menuju kawasan pantai. Hanya saja, Dishub menyarankan agar tidak semua kawasan mendapat papan penunjuk. Hal ini untuk menghindarkan kendaraan dari jalur sempit yang tidak dapat dilintasi. “Contoh di simpang empat Cambahan kan larangan untuk roda empat. Itu tidak bisa diberi rambu ke arah pantai. Kalau diberi nanti roda empat dan bus malah masuk dan tidak sulit keluar, jalannya sempit,” kata Wahyudi, Jumat (13/12/2024).
Kepala Dispar Gunungkidul, Oneng Windu Wardana mengatakan pemasangan papan penunjuk arah ke kawasan pantai akan pihaknya pasang pekan depan sebelum libur Nataru. Penunjuk arah berupa banner.
“Secara umum Dispar telah melakukan pemetaan jalur rawan, imbauan pemangkasan dahan, rencana pemasangan penunjuk arah dalam membantu kelancaran arus lalu lintas di kawasan wisata. Panan penunjuk itu untuk mengantisipasi kalau pengunjung kebingungan,” kata Windu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan membuat sekitar 255 hektare lahan pertanian di Prambanan tak ditanami. Petani khawatir gagal panen dan mengalami kerugian.
Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI pada HUT Ke-81 TNI, termasuk enam Kodam baru di sejumlah wilayah Indonesia.
Harga BBM 5 Oktober 2026 di Pertamina, Shell dan bp masih stabil. Simak daftar harga Pertalite, Pertamax, V-Power Diesel hingga BP Ultimate.
Harga pangan terbaru PIHPS Nasional mencatat cabai merah keriting Rp118.150 per kg. Simak daftar harga komoditas pangan lainnya.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan Indonesia vs Thailand. Simak prediksi line up, jadwal dan link live streaming pukul 20.00 WIB.