Satgas PPA Bantul: Jangan Terkecoh Tampilan Luar Daycare
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Calon penumpang mengeringkan payung yang basah sebelum melanjutkan perjalanan, sehingga dapat menjaga area stasiun tetap kering dan aman dari risiko licin akibat air hujan, belum lama ini. - ist/Daop 6
Harianjogja.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menghadirkan alat pengering payung di sejumlah stasiun termasuk Stasiun Tugu Jogja. Alat pengering ini ada di pintu masuk stasiun agar mudah digunakan masyarakat.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Krisbiyantoro mengatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen KAI untuk meningkatkan kenyamanan penumpang selama musim hujan.
Alat pengering payung ini tersedia di stasiun-stasiun utama yang berada di wilayah Daop 6, seperti Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, dan Stasiun Solo Balapan. Alat tersebut akan ada di beberapa stasiun lainnya pada masa Angkutan Natal dan Tahun baru dimulai seperti Stasiun Purwosari, Klaten, dan Solo Jebres.
BACA JUGA: Kompensasi Kenaikan PPN 12 Persen, Pemerintah Umumkan Bantuan Pangan dan Aneka Diskon
Keselamatan juga menjadi concern KAI untuk menyediakan alat pengering payung. Penumpang dapat mengeringkan payung yang basah sebelum melanjutkan perjalanan, sehingga dapat menjaga area stasiun tetap kering dan aman dari risiko licin akibat air hujan.
"Musim hujan sering kali membawa tantangan tersendiri bagi penumpang, seperti payung yang basah saat memasuki stasiun. Dengan hadirnya alat pengering payung ini, kami ingin memberikan solusinya sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan para pelanggan KAI,” ujar Krisbiyantoro, seperti dalam keterangan tertulis belum lama ini.
Langkah ini sejalan dengan visi KAI untuk terus memberikan pelayanan prima bagi pelanggan. Selain penyediaan alat pengering payung, Daop 6 juga terus meningkatkan layanan lainnya, seperti penyediaan ruang tunggu yang nyaman dengan fasilitas kursi-kursi yang empuk, fasilitas bermain anak, fasilitas ruang menyusui, fasilitas drinking water station, fasilitas ramah disabilitas, dan lainnya.
"Kami berharap inovasi-invasi yang terus dihadirkan dapat meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan. Ke depannya, kami akan terus berupaya menghadirkan solusi dan layanan transportasi terbaik bagi Indonesia," tambah Krisbiyantoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.