Program FLPP Dikebut, Ara Yakin Penyaluran 350.000 Rumah Tercapai
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Makan siang bergizi gratis. - Foto Ilustrasi Freepik
Harianjogja,com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menganggarkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap pertama sebesar Rp14,4 miliar dari total kebutuhan Rp29,5 miliar.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kulonprogo Taufik Amrullah di Kulonprogo Selasa mengatakan, kebutuhan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis dari APBD 2025 sekitar Rp29,5 miliar, yang tersedia Rp14,4 miliar, kekurangannya yang sekitar Rp15,1 miliar.
Rancangan APBD 2025 tersebut sudah dievaluasi dan disetujui oleh Gubernur DIY pada 30 Desember 2024 lalu. Rancangan tersebut sudah ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda).
"Berdasarkan rancangan APBD 2025 Kulon Progo, Rp 14,4 miliar diambil dari pos Belanja Tak Terduga. Sedangkan kekurangan sekitar Rp15,1 miliar diambil dari pemangkasan anggaran untuk setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," kata Taufik, Selasa (7/1/2025)
Ia mengatakan, setiap OPD harus memangkas anggaran belanjanya sampai 11 persen untuk pelaksanaan program MBG. Pemangkasannya diatur oleh masing-masing OPD.
BACA JUGA: Program Makan Bergizi Gratis Kulonprogo Masih Menunggu Instruksi
"Proses pemangkasannya mengacu pada pedoman dari badan perencanaan pembangunan daerah -Bappeda-," katanya.
Taufik menyatakan, alokasi Rp29,5 miliar tersebut bisa tercapai untuk program MBG. Namun jika masih dirasa kurang mencukupi, maka refocusing perlu kembali dilakukan.
Pemkab Kulon Progo masih menunggu petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan (juklak) program MBG dari pusat. Selama masih menunggu, dana untuk program tersebut kini diparkirkan sementara di pos BTT.
"Nanti kalau sudah ada juknis dan juklaknya, baru akan digeser ke OPD yang berwenang menangani program MBG," kata Taufik.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo Aris Syarifuddin mengakui program MBG membebani OPD dengan adanya pemangkasan anggaran. Namun demikian, ia memastikan proses tersebut sudah melewati pembahasan.
"Yang jelas kami sudah memastikan bahwa program-program prioritas tetap bisa berjalan," kata Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri PKP Maruarar Sirait optimistis target penyaluran 350.000 rumah subsidi FLPP pada 2026 tercapai. Realisasi hingga Juli telah melampaui 111.000 unit.
Joshua Baker ikut menjadi sorotan setelah Mitchell Baker bersinar bersama Timnas Indonesia. Simak profil, keturunan Indonesia, dan perjalanan karier adik Mitche
Nepal perketat syarat pendakian Everest: wajib pengalaman mendaki gunung di Nepal dan sertifikat medis. Simak usulan aturan baru dalam RUU Pariwisata!
China mulai produksi massal mesin litografi DUV sendiri untuk chip canggih. Ini langkah mandiri di tengah pembatasan ekspor AS dan Eropa.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian turun pada Rabu 29 Juli 2026. Emas Antam 1 gram kini dijual Rp2,718 juta, simak daftar harga lengkapnya.
29 Juli: Hari Bakti TNI AU untuk mengenang tiga pahlawan udara, dan Hari Harimau Sedunia untuk konservasi spesies kunci. Simak sejarahnya!