Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Ilustrasi petir di tengah cuaca ekstrem./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga DIY mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir pada pukul 00:25 WIB Jumat (10/1/2025).
"Peringatan Dini Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tanggal 10 Jan 2025 – 00:25 WIB
Berpotensi terjadi HujanSedang-Lebat, Kilat/Petir, AnginKencang pada pukul 00:35 WIB," tulis BMKG dilaman bmkg.go.id, Jumat (10/1/2025)

Adapun wilayah terdampak meliputi wilayah (Kulonprogo) Panjatan, Temon, Pengasih, Sanden, Kokap, Wates, Girimulyo, Galur, Nanggulan, Samigaluh, Kalibawang, Sentolo, Lendah, dan dapat meluas ke wilayah (Bantul) Kretek dan dapat meluas ke wilayah Pundong, Bambanglipuro, Dlingo, Pajangan, Imogiri, Srandakan, Panggang, Purwosari, Jetis, Pandak, Sewon, Kasihan, Pleret, Sedayu, Bantul.
Potensi terdampak lainnya adalah (Sleman) Minggir, Moyudan, Godean, Gamping serta wilayah (Kota Jogja), Wirobrajan, Mantrijeron, Kraton. "Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 02:00 WIB," demikian disampaikan BMKG Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Masyarakat bisa mengajukan pembaruan data DTSEN melalui aplikasi Cek Bansos atau kelurahan. Simak cara, syarat, dan alasan desil tidak langsung berubah.
Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026) di Dusun Klayu, Gude 1, dan Gude 2, Kalurahan Sumberwungu, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungki
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.