Sebelum Meninggal, Den Baguse Ngarsa Sempat Ngangkring Bersama Kakak
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Ilustrasi orang hilang./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Sejak dinyatakan hilang pada 9 Februari 2025 lalu, pendiri perusahaan start up Kecilin, Christopher Farrel belum juga ditemukan hingga hari ini, Selasa (18/2/2025). Keluarganya mengklaim Farrel tidak di Jakarta. Keluarga Farrel pun mengaku masih melakukan pencarian.
Ibu Christopher Farrel, Hening B. Prabawati mengaku keluarganya masih belum mengetahui keberadaan Farrel. Keluarganya masih melakukan pencarian di sekitar Pantai Pandan Payung, tempat ditemukannya barang-barang milik Farrel.
Dia pun menyanggah dugaan Farrel telah bersama dengan keluarganya di Jakarta. “Saya juga enggak tahu itu informasi dari mana, karena kami belum bertemu dengan Mas Farrel,” ujarnya, Selasa.
Hening mengaku hingga saat ini belum membuat laporan orang hilang ke pihak kepolisian. Dia mengaku tindakan tersebut dilakukan karena pihaknya masih berharap agar pencarian Farrel masih terus dilakukan. Dia bersama beberapa anggota keluarganya pun masih terus mencari keberadaan Farrel hingga saat ini. “Laporan polisi akan kami lakukan ketika sudah pasti Mas Farrel hilang,” ujar dia.
Hening mengaku terakhir berkomunikasi dengan Farrel pada awal Februari 2025. Dia menduga ada beberapa permasalahan yang dialami Farrel belakangan, tetapi belum dapat merumuskan permasalah apa yang menyebabkan Farrel menghilang. “Saya tidak akan menjawabnya terlebih dahulu, karena kami akan menyelidiki apakah ini benar-benar menyebabkan Mas Farrel melakukan itu. Alasan dan permasalahan seperti apa [Farrel melakukan hal tersebut] saya belum akan menyampaikan karena kami masih menyelidiki,” katanya.
Dia pun mengaku tinggal bersama Farrel dan istrinya di Jakarta sekitar satu tahun belakangan.
Namun, pada Februari 2025, Farrel bersama dengan istrinya pergi ke Jogja karena ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Saat Farrel menghilang, Hening pun mengaku masih berada di Jakarta.
BACA JUGA: Mantan Siswa SMAN 8 Jogja Diundang ke Markas Google
Dia pun mengaku syok atas kejadian tersebut. Dia pun khawatir lantaran putranya belum ditemukan hingga saat ini. Ditambah lagi, menurutnya, pemberitaan di sosial media yang beredar belakangan membuat keluarganya tidak nyaman. “Berita yang berseliweran membuat kami syok dan terpukul dengan keadaan yang terjadi saat ini, dengan anak saya yang belum ditemukan,” ujarnya.
Sementara, Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry mengatakan Polsek Kretek bersama SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III Pantai Parangtritis melakukan pencarian Farrel pada saat ditemukan barang-barang Farrel di Pantai Pandan Payung.
Namun, pencarian tersebut telah dihentikan. “Dari pihak SAR menghentikan pencarian dikarenakan belum cukup bukti adanya orang menceburkan diri ke laut dan di esok harinya mendapatkan pesan dari pihak keluarga yang mengatasnamakan sepupu Farrel bahwa Farrel ada di Jakarta,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keluarga mengenang Den Baguse Ngarsa sebagai sosok serius, jarang mengeluh sakit, dan sehari sebelum meninggal masih sempat ngangkring.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.