Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir pada Sabtu (22/3/2025).
"Peringatan Dini Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat, Kilat/Petir, Angin Kencang. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl 14:00 WIB," tulis BMKG akun X bmkg.go.id.
Update Peringatan Dini Cuaca Wilayah - DI Yogyakarta Tgl. 22 Maret 2025 pkl. 12:30 WIB
— BMKG (@infoBMKG) March 22, 2025
Prakirawan - BMKG - DI Yogyakartahttps://t.co/YPaFPXNovX pic.twitter.com/FkqeVMC0sE
Kabupaten Gunungkidul berpotensi terdampak meliputi Playen, Paliyan, Panggang, Saptosari, Purwosari, dan sekitarnya.
Kondisi ini dapat meluas ke wilayah
Kabupaten Bantul: Srandakan, Sanden, Pundong, Bambanglipuro, Pandak, Jetis, Imogiri, Dlingo dan Pleret.
Lebih lanjut, wilayah terdampak lainnya di Kabupaten Gunungkidul: Wonosari, Nglipar, Patuk, Tepus, Semanu, Karangmojo, Ponjong, Rongkop, Semin, Ngawen, Gedangsari, Girisubo, Tanjungsari. Kabupaten Sleman: Prambanan, dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Kulonprogo kekurangan ratusan guru SD-SMP. Disdikpora memprioritaskan penataan SDM sebelum mengusulkan rekrutmen baru.
RSUD Muntilan menguji Dashboard DIAMOND di empat instalasi untuk mengintegrasikan pelaporan, memantau kinerja, dan mendukung keputusan berbasis data.
Kapolri Suyudi Ario Seto memimpin sertijab Irwasum Polri dan empat Kapolda, termasuk pejabat baru untuk Metro Jaya, Maluku, Jatim, dan Bali.
Bulog menyebut harga gabah hingga Rp9.000 per kg dan terbatasnya panen memicu kenaikan harga beras. Sebanyak 300.000 ton beras premium disiapkan.
Kemenkeu mencatat realisasi bansos Rp115,8 triliun per September 2026, mencakup PKH, Kartu Sembako, PIP, KIP Kuliah, dan PBI JKN.