Gerai KDMP Bantul Belum Beroperasi, DPRD Soroti Kesiapan Pengurus
Operasional gerai KDMP di Bantul masih menunggu petunjuk teknis pusat. DPRD mengingatkan pentingnya kemampuan manajerial dan pendampingan pengurus.
Gapura Bantul./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul akan membangun enam gerbang gapura sebagai penanda batas wilayah dengan konsep arsitektur khas daerah.
Pembangunan ini merupakan implementasi dari Peraturan Bupati Bantul No. 149/2022 tentang Panduan Arsitektur Bangunan Baru Berciri Khas Bantul.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta menjelaskan bahwa pembangunan gapura ini bertujuan memperkuat identitas visual daerah serta mendukung keistimewaan DIY.
BACA JUGA: Pria Lansia Ditemukan Tewas Tenggelam di Jetis Bantul, Berikut Kronologinya
“Gapura akan menjadi penanda visual batas daerah yang fungsional sekaligus ikon wilayah. Pintu masuk suatu wilayah seringkali dikenang melalui desain gapuranya,” kata Aris, Rabu (21/5/2025).
Enam lokasi telah direncanakan dengan prioritas pelaksanaan pada tahun 2026 di Kapanewon Piyungan dan Sewon. Titik lainnya akan direalisasikan secara bertahap mengikuti kemampuan anggaran daerah.
Dalam proses perancangannya, tim ahli arsitek RM Cahyo Bandhono mengungkapkan bahwa desain gapura akan mengangkat filosofi Among Tani Dagang Layar, yang diintegrasikan dalam simbol Gunung Merapi, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Pantai Selatan. Ketiga simbol ini akan dirangkum dalam satu konsep besar yakni Hamemayu Hayuning Bawono.
“Desain utama akan menggunakan bentuk Gunungan atau Kayon, yang sarat makna dan menjadi representasi dari keseimbangan alam, budaya, dan spiritualitas,” ujar Cahyo.
Pemkab Bantul berharap, selain menjadi batas wilayah yang fungsional, keberadaan gapura ini juga memperkuat citra daerah sebagai bagian dari warisan budaya Jogja yang istimewa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Operasional gerai KDMP di Bantul masih menunggu petunjuk teknis pusat. DPRD mengingatkan pentingnya kemampuan manajerial dan pendampingan pengurus.
Jadwal KA Bandara YIA, Kamis 15 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 15 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 15 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis15 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
DPRD Sleman mengimbau warga mengurangi pembakaran sampah, membatasi aktivitas luar ruang, dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu dan asap.