Mentrans Dorong Hunian Vertikal Tipe 45 di Lokasi Transmigrasi
Mentrans dorong hunian vertikal dan standar rumah tipe 45 di kawasan transmigrasi untuk solusi lahan sempit.
Ilustrasi tarif parkir - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Parkir liar terus marak terjadi di Kota Jogja. Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mewacanakan penerapan layanan parkir valet untuk memarkir kendaraan sebagai salah satu solusi menertibkan parkir liar di sejumlah titik di sepanjang kawasan Sumbu Filosofi Jogja.
"Saya mempertimbangkan beberapa titik parkir yang tidak boleh untuk parkir, tapi masih untuk parkir, apakah bisa dimungkinkan untuk seperti semacam valet itu," ujar Hasto di Balai Kota Jogja, Senin (28/7/2025).
Menurut Hasto, skema parkir valet memungkinkan petugas mengarahkan kendaraan ke lokasi parkir resmi yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Dia menilai langkah tersebut bisa menjadi solusi persoalan parkir di lokasi padat yang selama ini sulit dikendalikan secara konvensional.
"Nanti dibawa ke tempat parkir yang disarankan, kemudian nanti kita layani orang yang mau parkir di situ. Itu saya pertimbangkan ya," kata dia.
Selain layanan parkir valet, menurut Hasto, Pemkot Jogja juga bakal mempercepat penerapan digitalisasi pembayaran parkir dengan sistem QRIS di Kota Gudeg.itu.
Menurut dia, dari sebanyak 700 lebih titik parkir tepi jalan umum di kota ini, baru 10 titik yang sudah mulai menerapkan sistem digital tersebut.
BACA JUGA: TNI AD Bakal Memproduksi Obat Murah untuk Dijual di Koperasi Desa Merah Putih
"Penerapan digital parking ini akan saya percepat karena titik parkir itu ada 700 lebih, sementara yang sudah digital baru 10 titik, sehingga salah satu upaya menekan supaya tidak ada nuthuk (menaikkan tarif tidak wajar)," ujarnya.
Hasto menargetkan sepanjang tahun 2025 sistem digitalisasi parkir bisa mencakup 80 persen dari seluruh titik parkir yang ada di Kota Jogja. "Kalau 100 persen saya kira berat, tapi kalau bisa 80 persen sudah bagus saya kira," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mentrans dorong hunian vertikal dan standar rumah tipe 45 di kawasan transmigrasi untuk solusi lahan sempit.
Siswi SMAN 1 Bantul Anggita Ayu Mahanani Hanifah lolos Paskibraka Nasional 2026 mewakili DIY setelah melewati seleksi berjenjang.
Dishub Solo memberi sanksi kepada jukir yang menarik tarif parkir Rp5.000 di atas ketentuan dan mencatut nama RT di Jalan Gajahmada.
GSI SMP Sleman 2026 menjadi ajang pencarian bibit pesepak bola muda untuk memperkuat kontingen Sleman pada GSI tingkat DIY.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.