Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi hujan deras disertai angin./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (22/10/2025) siang.
BMKG menyebutkan, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang dan petir, terutama di wilayah Kabupaten Gunungkidul bagian selatan, seperti Kecamatan Saptosari dan sekitarnya. Peringatan ini mulai berlaku sejak pukul 12.15 WIB.
Cuaca ekstrem tersebut juga diperkirakan meluas ke berbagai wilayah lain di DIY, antara lain:
Kabupaten Kulonprogo:
Temon, Wates, Panjatan, Galur, Lendah, Sentolo, Pengasih, Kokap, Girimulyo, Nanggulan, Samigaluh.
Kabupaten Bantul:
Srandakan, Sanden, Kretek, Pundong, Bambanglipuro, Pandak, Pajangan, Bantul, Jetis, Imogiri, Dlingo, Banguntapan, Pleret, Piyungan, Sewon, Kasihan, Sedayu.
Kabupaten Gunungkidul:
Wonosari, Nglipar, Playen, Patuk, Paliyan, Panggang, Karangmojo, Ponjong, Semin, Ngawen, Gedangsari, Purwosari.
Kabupaten Sleman:
Berbah, Prambanan, Turi, Pakem, Cangkringan.
Kota Yogyakarta:
Jetis, Gondokusuman, Danurejan, Gedongtengen, Ngampilan, Wirobrajan, Mantrijeron, Kraton, Gondomanan, Pakualaman, Mergangsan, Umbulharjo, Kotagede, dan sekitarnya.
BMKG memperkirakan kondisi ini masih akan berlangsung hingga pukul 14.00 WIB. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, pohon tumbang, atau sambaran petir yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Kejagung mengungkap alasan Rinaldi Umar batal menjadi Dirdik Jampidsus. Posisi tersebut kini ditempati Saiful Bahri Siregar.
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Dinkes Sleman mencatat 165 bidan membuka praktik mandiri. Pengawasan dilakukan melalui puskesmas dan terintegrasi dengan SISDMK.
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Gus Yahya menyebut Muktamar ke-35 NU fokus membahas program lima tahun dan penyegaran kepemimpinan. Cabang Kalsel mendorongnya maju lagi.