MBG Ditolak di Bantul, Warga Soroti Keracunan hingga Anggaran
Doa bersama di YASANTI Bantul menjadi ruang penolakan MBG. Kelompok masyarakat menyoroti keracunan, anggaran, dan desain kebijakan.
Stadion Sultan Agung Bantul - Antara/Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL — Pengamanan PSIM vs Persebaya Bantul diperketat menyusul laga sarat gengsi yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Minggu (25/1/2026) sore. Aparat kepolisian mengerahkan ratusan personel gabungan guna memastikan pertandingan berjalan aman dan kondusif.
Pertandingan lanjutan pekan ke-18 Super League 2025/2026 ini mempertemukan PSIM Yogyakarta sebagai tuan rumah melawan Persebaya Surabaya.
Polres Bantul menyiagakan sedikitnya 342 personel untuk mengawal jalannya pertandingan, mulai dari pengamanan di dalam stadion hingga area sekitar.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menegaskan pengamanan dilakukan secara profesional dengan pendekatan humanis.
“Kami tetap mengedepankan sisi persuasif dan humanis dalam pengamanan. Namun, kami akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mengganggu ketertiban dan keamanan pertandingan,” ujar Iptu Rita, Minggu.
Ia menyampaikan seluruh personel telah dibekali arahan khusus untuk memantau aktivitas suporter sejak sebelum laga dimulai hingga pertandingan berakhir.
Pemeriksaan ketat juga diberlakukan di setiap pintu masuk stadion guna mencegah masuknya barang-barang terlarang.
Polisi menegaskan larangan membawa flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, senjata tajam, serta penggunaan knalpot brong di sekitar kawasan stadion.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga kenyamanan pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Panitia Pelaksana PSIM Jogja, pihak kepolisian, dan manajemen klub, laga ini dipastikan berlangsung tanpa kehadiran suporter tim tamu.
Kebijakan tersebut mengikuti regulasi kompetisi yang masih diberlakukan dalam masa transisi sepak bola nasional.
“Keputusan ini merupakan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas. Kami mengajak suporter tuan rumah memberikan dukungan secara tertib dan damai,” lanjut Iptu Rita.
Selain pengamanan di stadion, Polres Bantul juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar SSA.
Pengaturan arus kendaraan dilakukan secara situasional sesuai kondisi kepadatan di lapangan.
Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan diminta menghindari kawasan stadion dan menggunakan jalur alternatif, khususnya pada Minggu sore.
Kepolisian juga mengingatkan agar tidak terjadi konvoi kendaraan usai pertandingan.
“Kami mengimbau masyarakat mencari jalur lain untuk menghindari kemacetan. Para pendukung juga diminta langsung pulang dengan tertib tanpa konvoi demi kelancaran lalu lintas,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Doa bersama di YASANTI Bantul menjadi ruang penolakan MBG. Kelompok masyarakat menyoroti keracunan, anggaran, dan desain kebijakan.
DPRD DIY menyoroti titik rawan kecelakaan di JJLS dan mengusulkan pemasangan pagar pengaman serta PJU secara bertahap.
Pakar UMY menyoroti risiko fiskal pengelolaan utang Whoosh, termasuk tenor 80 tahun dan potensi tekanan terhadap ruang anggaran publik.
Cara cek pre-order iPhone 18 Pro di iBox, Digimap, dan Erafone, termasuk voucher, pilihan warna, kapasitas, serta perkiraan harga global.
WNA China berinisial HW ditolak masuk Soetta meski visa masih berlaku setelah ada atensi terkait dugaan pencurian barang penumpang di pesawat Starlux.
Budidaya nangka di Gunungkidul bakal terus diperkuat untuk memenuhi pembuatan gudeg yang jadi makanan khas di DIY karena masih banyak datangkan dari luar daerah