Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Massa aksi menggelar Salat Gaib dan Tarawih Bersama di depan Mapolda DIY, Selasa (24/2/2026) sore.
Harianjogja.com, SLEMAN—Meninggalnya pelajar MTs berinisial AT (14) di Kota Tual, Maluku Tenggara, akibat dugaan kekerasan aparat memantik keprihatinan luas di berbagai daerah. Menyikapi peristiwa tersebut, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sleman menggelar Salat Gaib dan Tarawih Bersama di depan Mapolda DIY, Selasa (24/2/2026).
Salah satu pengurus HMI Cabang Sleman, MR, mengatakan Salat Gaib tersebut tidak hanya ditujukan untuk almarhum AT, tetapi juga untuk korban lain yang diduga meninggal akibat kekerasan aparat, seperti Affan Kurniawan (21) dan Gamma Rizkynata Oktafandy (17).
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk sikap moral dan keprihatinan masyarakat sipil, sekaligus refleksi spiritual atas berbagai peristiwa kekerasan yang mencederai rasa keadilan publik.
“Kami ingin menegaskan bahwa nilai kemanusiaan, keadilan, dan perlindungan terhadap warga negara harus menjadi prinsip utama dalam setiap tindakan penegakan hukum,” ujar MR saat dihubungi, Selasa (24/2/2026).
Rangkaian Salat Gaib dan Tarawih Bersama berlangsung tertib, khidmat, dan damai. Namun, kegiatan tersebut sempat terhenti setelah terdengar suara ledakan dari suatu benda di area yang tidak jauh dari lokasi peserta.
Peserta kemudian membubarkan diri secara teratur untuk menghindari potensi risiko. Meski demikian, mereka tetap menjaga ketertiban dan mengamankan perlengkapan ibadah, termasuk tikar yang dipinjam dari salah satu masjid di Yogyakarta, sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
MR kembali menegaskan pentingnya menjadikan nilai kemanusiaan, keadilan, dan profesionalitas sebagai fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan pendekatan humanis agar situasi tetap kondusif.
“Kami menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara damai dan bertanggung jawab. Ini merupakan ekspresi moral dan spiritual kader serta masyarakat yang hadir,” katanya.
Lebih lanjut, HMI Cabang Sleman menegaskan perannya sebatas menyediakan ruang dan mendukung terselenggaranya kegiatan ibadah secara tertib. Kegiatan tersebut terbuka dan diikuti berbagai unsur masyarakat sipil yang memiliki kepedulian terhadap nilai kemanusiaan dan keadilan, tidak terbatas pada satu organisasi.
Menanggapi beredarnya sejumlah pesan seruan aksi, MR menyebut hal itu merupakan bagian dari ekspresi publik. Namun, pihaknya menegaskan fokus utama kegiatan adalah menghadirkan ruang refleksi spiritual yang damai dan tidak mengganggu ketertiban umum.
“Posisi kami adalah memastikan kegiatan ibadah berlangsung tertib dan bertanggung jawab. Fokus kami pada refleksi moral dan spiritual secara kolektif, sekaligus menjaga kondusivitas,” ujarnya.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, koordinasi internal dilakukan untuk memastikan aspek teknis, pengaturan peserta, serta ketertiban selama ibadah. Meski demikian, secara prinsip kegiatan ini merupakan ruang ekspresi moral dan spiritual yang terbuka bagi masyarakat sipil yang memiliki kepedulian serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Prabowo meminta gubernur dan bupati tidak mengerahkan warga untuk menyambut kunjungan kerjanya agar masyarakat tidak menunggu berjam-jam.
Dokter bedah onkologi mengingatkan pentingnya deteksi dini kanker payudara. Kasus terus meningkat dan banyak pasien datang saat stadium lanjut.
KPK menahan empat tersangka baru kasus dugaan korupsi komisi asuransi perkapalan PT Pelni dan PT Jasindo dengan kerugian negara Rp15,6 miliar.
Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka kasus dugaan TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menahannya selama 20 hari.
Pemkot Jogja memastikan JLFR tetap digelar di Malioboro pada 31 Juli 2026 tanpa penutupan jalan, dengan pengamanan dari Dishub dan Satlantas.