Terbangun karena Mimpi Buruk Ini Doa yang Dianjurkan
Mimpi buruk bisa membuat cemas, ini doa yang dianjurkan lengkap dengan arti dan sumber hadisnya.
Foto ilustrasi buka puasa di Jogja, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Jadwal imsakiyah Jogja Sabtu, (28/2/2026) atau Ramadan hari ke-10 dapat menjadi acuan umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa, mulai dari sahur hingga berbuka. Data waktu salat dan buka puasa ini disusun berdasarkan perhitungan astronomi resmi Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).
Informasi jadwal imsak dan buka puasa Jogja tersebut bersumber dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia yang menggunakan metode astronomi dalam menentukan waktu ibadah harian. Metode ini memastikan ketepatan waktu mulai dari imsak, salat wajib, hingga Magrib sebagai penanda berbuka puasa selama Ramadan.
Berikut jadwal imsakiyah dan buka puasa Jogja Sabtu, (28/2/2026):
Jadwal imsak dan buka puasa Jogja ini diharapkan membantu masyarakat dalam mengatur waktu ibadah selama Ramadan, termasuk menentukan waktu sahur dan berbuka puasa. Penyesuaian waktu tetap dapat dilakukan sesuai lokasi masing-masing dengan mengacu pada rujukan resmi Kemenag RI agar pelaksanaan ibadah lebih tepat waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bimas Islam Kementerian Agama
Mimpi buruk bisa membuat cemas, ini doa yang dianjurkan lengkap dengan arti dan sumber hadisnya.
Dana pensiun Malaysia KWAP rugi Rp881 miliar akibat penipuan eFishery. PM Anwar akui investasi ini penipuan terencana. Simak selengkapnya.
Anak muda China kini nekat berbagi ranjang dengan orang asing demi menekan biaya sewa. Gaji stagnan dan ancaman PHK memaksa mereka bertahan. Simak kisah lengkap
Dekan Fakultas Psikologi UGM mengajak remaja tidak malu mencari bantuan profesional saat mengalami masalah kesehatan mental.
Survei Vero dan Kadence menunjukkan kepercayaan pada bank digital tertinggi di ASEAN, namun kebocoran data tetap menjadi kekhawatiran utama.
Retno Marsudi menyebut perubahan iklim memperparah krisis air dunia dan mendorong kolaborasi untuk mempercepat pencapaian SDGs 2030.