Wabup Gunungkidul Joko Parwoto Absen di Hari Jadi, Ini Alasannya
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Pelaksanaan upacara melasti di kawasan Pantai Ngobaran di Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Selasa (3/3/2026). - Foto istimewa Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Apresiasi tinggi diberikan oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, terhadap khidmatnya pelaksanaan Upacara Melasti yang berlangsung di Pantai Ngobaran, Kalurahan Kanigoro, Kapanewon Saptosari.
Melihat besarnya potensi budaya yang ada, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana memasukkan ritual suci umat Hindu ini ke dalam kalender agenda wisata resmi pada tahun 2027 mendatang.
Langkah strategis tersebut diambil karena daya tarik upacara ini mampu mendatangkan ribuan peserta dan wisatawan ke pesisir selatan. "Upacara Melasti bisa menjadi daya tarik karena mendatang banyak peserta. Makanya, dimasukan dalam Kalender wisata Gunungkidul mulai tahun depan," ungkap sosok yang akrab disapa Mbak Endah tersebut pada Selasa (3/3/2026).
Selain aspek religi, Pantai Ngobaran dinilai memiliki pesona alam yang kuat sehingga sangat layak disandingkan dengan destinasi unggulan lainnya di Bumi Handayani. Guna mendukung kelancaran akses, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat infrastruktur jalan menuju kawasan pantai, menyusul penyelesaian pembangunan jalur Kepek-Ngobaran sepanjang 800 meter pada tahun lalu.
Harapannya, peresmian Melasti sebagai agenda wisata tahunan dapat mendongkrak angka kunjungan wisata religi secara signifikan.
"Agar lebih menarik, kami janji untuk membuat kawasan Pantai Ngobaran lebih cantik lagi," tambah Endah sembari menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Tri Hita Karana dalam setiap prosesi penyucian diri dan alam semesta menjelang Hari Raya Nyepi.
Gunungkidul sendiri terus memosisikan diri sebagai rumah bagi keberagaman, di mana toleransi dan kerukunan antarumat beragama tumbuh berdampingan secara harmonis. Hal ini terbukti dari suksesnya penyelenggaraan acara yang dihadiri ribuan orang dengan tertib dan lancar. Ketua Panitia Upacara Melasti, Punaji, mengamini bahwa dukungan berbagai pihak telah memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal melalui aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.
Dampak ekonomi ini dirasakan langsung oleh warga melalui kunjungan wisatawan yang meningkat drastis selama prosesi ritual berlangsung.
Selaras dengan hal tersebut, Ketua PHDI DIY, I Nengah Lotama, menjelaskan bahwa ritual rutin ini bertujuan menyucikan diri sebelum nantinya rangkaian ibadah berlanjut ke upacara Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan.
Prosesi sakral di Ngobaran ini menjadi pembuka dari rangkaian panjang penyambutan tahun baru Saka yang akan mencapai puncaknya dalam waktu sekitar dua minggu ke depan di pelataran candi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
DPRD DIY menyiapkan anggaran DED renovasi Stadion Mandala Krida dalam pembahasan APBD 2027. Nilainya menunggu perhitungan teknis.
Kapolri mengungkap kronologi penindakan 1,16 ton ketamin dari kapal MT Global 168 di perairan Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.
Presiden Prabowo Subianto berjanji meningkatkan aliran dana ke kabupaten dan provinsi pada 2027 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pendataan calon penerima bansos di Bantul diperpanjang hingga akhir Desember 2026. Warga yang belum terdaftar masih bisa diusulkan.
PSIM Jogja membidik tiga poin saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC untuk mengakhiri lima kekalahan beruntun dan keluar dari zona degradasi.