Warga 15 Pedukuhan Urunan Gelar Kirab Budaya HUT Sidomulyo
Warga dari 15 pedukuhan menggelar kirab budaya HUT ke-80 Sidomulyo dengan swadaya, melibatkan hampir 1.500 peserta.
Ilustrasi panen padi - ist/ngawikab.go.id
Harianjogja.com, BANTUL–Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul memastikan sektor pertanian di wilayah Bumi Projotamansari tetap stabil meski didera cuaca ekstrem. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya laporan gagal panen (puso) di lahan-lahan pertanian milik warga.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah di Bantul justru telah memasuki masa panen padi sejak akhir Februari 2026 lalu.
Fenomena ini diprediksi akan terus berlanjut hingga puncaknya pada panen raya yang diperkirakan berlangsung pada April mendatang.
“Tidak ada laporan gagal panen, di Bantul kondisi aman. Kebetulan sekarang sudah mulai panen sejak akhir bulan kemarin dan akan terus berlanjut sampai April nanti,” jelas Joko, Selasa (10/3/2026). Ia menegaskan bahwa komoditas utama yang tengah melimpah saat ini adalah padi dengan kualitas bulir yang terjaga baik.
Berdasarkan data produktivitas lapangan, rata-rata hasil panen padi di Bantul menyentuh angka sekitar 9 ton per hektare. Capaian ini dinilai sangat positif dan menjadi angin segar bagi para petani lokal di tengah fluktuasi iklim yang tidak menentu belakangan ini.
Kendati kondisi saat ini tergolong aman, DKPP Bantul tetap melakukan pemantauan ketat terhadap dinamika cuaca melalui koordinasi intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana kekeringan atau anomali musim yang mungkin terjadi di masa depan.
Pemerintah Kabupaten Bantul juga telah menyiapkan skema antisipasi jika terjadi kemarau panjang, salah satunya dengan mengarahkan petani untuk beralih ke komoditas palawija yang rendah konsumsi air. Hingga berita ini diturunkan, para petani di berbagai kapanewon masih menjalankan pola tanam reguler sesuai kalender musim guna menjaga stabilitas stok pangan daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga dari 15 pedukuhan menggelar kirab budaya HUT ke-80 Sidomulyo dengan swadaya, melibatkan hampir 1.500 peserta.
Lebih dari 1.800 orang ditangkap setelah demo di Prancis berakhir ricuh. Ratusan petugas terluka dan sejumlah bangunan rusak.
Empat suporter PSS Sleman tewas dalam kecelakaan di Tol Madiun. Bupati Sleman menyampaikan belasungkawa dan mengimbau suporter away menggunakan bus.
Stok Pertalite turun dari 20–23 hari menjadi 16–18 hari. Pengamat mendesak pemerintah memperkuat cadangan dan mengawasi penyaluran BBM.
Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte meninggal dunia pada 18 Oktober 2026. Jenazahnya dijadwalkan dimakamkan di TMPNU Cikeas.
PSS Sleman bermain imbang 2-2 melawan Persebaya. Pieter Huistra menilai intensitas dan semangat juang tim di sepak bola Indonesia makin tinggi.