Advertisement

Satu Sopir Tak Laik Mengemudi, Hasil Tes di Terminal Giwangan

Newswire
Jum'at, 27 Maret 2026 - 09:47 WIB
Maya Herawati
Satu Sopir Tak Laik Mengemudi, Hasil Tes di Terminal Giwangan Ilustrasi cek kesehatan. - freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemeriksaan mendadak terhadap sopir bus di Terminal Giwangan di Kota Jogja menemukan satu pengemudi tidak laik mengemudi saat arus balik Lebaran 2026. Temuan ini langsung ditindak dengan pelarangan melanjutkan perjalanan demi menjaga keselamatan penumpang.

Tes urine digelar terhadap 50 sopir bus pada Kamis (26/3/2026) oleh pengelola UPT Terminal Giwangan di Kota Jogja. Pemeriksaan ini melibatkan Badan Narkotika Nasional Kota Jogja bersama Dinas Kesehatan Kota Jogja.

Advertisement

Kepala UPT Terminal Giwangan di Kota Jogja, Sigit Saryanto, mengatakan kegiatan tersebut difokuskan untuk memastikan kondisi pengemudi tetap prima selama melayani arus balik.

“Ini untuk driver, dalam rangka keselamatan. Ini menjadi prioritas kami agar pengemudi dalam kondisi yang sehat,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 29 sopir dinyatakan laik mengemudi, 20 lainnya laik dengan catatan, dan satu orang dinyatakan tidak laik.

Pengemudi yang tidak memenuhi syarat tersebut langsung digantikan dan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan.

Pemeriksaan Acak dan Dampaknya pada Keselamatan

Dokter BNNK di Kota Jogja, Laras, menjelaskan tes dilakukan secara acak untuk mendeteksi sejumlah zat berbahaya seperti amfetamin, benzodiazepin, kokain, metamfetamin, morfin, dan ganja.

Menurutnya, pengemudi yang terindikasi mengonsumsi zat tertentu berisiko mengalami gangguan konsentrasi hingga kantuk, sehingga tidak disarankan mengemudi.

“Kalau dia sedang dalam pengobatan, seharusnya tetap tidak boleh berkendara karena bisa memengaruhi konsentrasi dan menimbulkan efek mengantuk,” kata Laras.

Di sisi lain, pergerakan penumpang di Terminal Giwangan di Kota Jogja masih berlangsung meski puncak arus balik diperkirakan telah terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026.

Namun, lonjakan penumpang diprediksi kembali terjadi pada akhir pekan, tepatnya pada 28 hingga 29 Maret 2026.

“Hari ini juga masih ada tapi tidak seramai kemarin. Kemungkinan nanti juga masih ramai lagi pada Sabtu maupun Minggu,” ujar Sigit.

Dengan pemeriksaan ini, pengelola terminal berupaya memastikan keselamatan perjalanan tetap terjaga di tengah mobilitas penumpang yang masih tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kasus Dokter Meninggal Picu Penelusuran Campak di Cianjur

Kasus Dokter Meninggal Picu Penelusuran Campak di Cianjur

News
| Jum'at, 27 Maret 2026, 09:27 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement