PKB Sleman Kukuhkan 17 Pengurus DPAC, Bidik Pemilih Muda di 2029
PKB Sleman mengukuhkan pengurus DPAC di 17 kapanewon dengan keterwakilan perempuan minimal 30% dan menargetkan pengurus ranting tuntas November.
SPKLU Mobile dari PLN/Antara
Harianjogja.com, JOGJA— Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia melonjak tajam saat puncak arus balik Idulfitri 1447 H. PT PLN mencatat rekor transaksi harian tertinggi di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pada Selasa, 24 Maret 2026.
Dalam satu hari, transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh. Lonjakan ini mencerminkan tingginya kepercayaan pengguna kendaraan listrik untuk melakukan perjalanan jarak jauh.
Capaian tersebut sekaligus menegaskan kesiapan infrastruktur SPKLU yang tersebar di berbagai jalur strategis mudik. Dukungan ini membuat mobilitas pemudik berbasis listrik semakin lancar tanpa kekhawatiran kehabisan daya di perjalanan.
Kemudahan juga dirasakan pengguna melalui aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan pemantauan lokasi SPKLU terdekat hingga status operasional secara real-time.
Secara operasional, total energi yang tersalurkan setara dengan jarak tempuh kendaraan listrik sejauh 285.320 kilometer. Angka tersebut bahkan setara dengan sekitar tujuh kali mengelilingi bumi, menggambarkan tingginya intensitas penggunaan kendaraan listrik dalam satu hari.
Dari sisi lingkungan, peralihan ke kendaraan listrik terbukti mampu menekan emisi karbon secara signifikan. Jika jarak tersebut ditempuh menggunakan BBM, emisi yang dihasilkan mencapai 684,8 ton CO2e. Namun, penggunaan kendaraan listrik mampu memangkas emisi hingga 342,4 ton CO2e.
Pengurangan emisi ini setara dengan 14 kali penerbangan pulang-pergi rute Jakarta–Surabaya menggunakan satu pesawat. Dampak ini menunjukkan kontribusi nyata sektor transportasi listrik terhadap kualitas udara.
Selain ramah lingkungan, efisiensi biaya juga menjadi faktor utama. Berdasarkan perhitungan PLN, penggunaan mobil listrik dalam sehari mampu menghemat biaya operasional hingga Rp265.376.132 dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak.
Efisiensi tersebut dihitung dari konsumsi energi listrik sekitar 1,5 kWh untuk setiap 10 kilometer perjalanan, yang jauh lebih ekonomis dibandingkan penggunaan BBM pada jarak yang sama.
Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia semakin matang. Keberadaan SPKLU kini tak hanya mendukung kelancaran arus mudik, tetapi juga mempercepat transisi menuju target emisi nol bersih di sektor transportasi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PKB Sleman mengukuhkan pengurus DPAC di 17 kapanewon dengan keterwakilan perempuan minimal 30% dan menargetkan pengurus ranting tuntas November.
KPK membuka peluang memeriksa Kepala BNPB Suharyanto dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa berdasarkan kebutuhan penyidik.
Portal pembatas ketinggian 4,2 meter dipasang di Ring Road Utara Sleman selama 24 jam. Kendaraan tinggi diminta menggunakan jalur alternatif.
DPAD DIY dan DPRD DIY menggelar bedah buku Tidak Lagi Diam untuk mengedukasi masyarakat tentang pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak
Como 1907 kalah 2-3 dari Feyenoord di Liga Champions. Gol bunuh diri Robert Sanchez membuat tim asuhan Cesc Fabregas gagal membawa pulang poin.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 15 Oktober 2026, seluruh wilayah diprediksi cerah berawan dengan suhu tertinggi 35 derajat Celsius di Sleman dan Jogja.