Harga Cabai Rawit Gunungkidul Tembus Rp75.000, Ini Penyebabnya
Harga cabai rawit di Gunungkidul tembus Rp75.000 per kg. Pasokan menipis setelah petani melewati puncak panen.
Sejumlah pengunjung dan tamu undangan mengikuti Upacara Peringatan Kemerdekaan RI di Pantai Baron, Kamis (17/8/2023). Rencananya mulai tahun depan, tiket masuk kawasan wisata ini bakal dinaikan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Lonjakan kunjungan wisata masih terasa di kawasan pantai di Gunungkidul selama libur panjang Paskah 2026. Dalam tiga hari, jumlah wisatawan menembus 97.811 orang dengan puncak keramaian terjadi pada Minggu.
Data dari Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul menunjukkan, arus wisatawan tetap tinggi meski momen Lebaran telah berlalu. Libur panjang yang berlangsung pada 3–5 April 2026 menjadi pemicu meningkatnya kunjungan ke berbagai destinasi, terutama kawasan pantai.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo, menyebutkan total kunjungan selama tiga hari tersebut mencapai 97.811 orang. Rinciannya, sebanyak 23.567 pengunjung datang pada Jumat (3/4/2026).
Kemudian, jumlah wisatawan meningkat pada Sabtu (4/4/2026) dengan total 36.137 orang. Sementara pada Minggu (5/4/2026), kunjungan kembali naik menjadi 38.107 orang.
“Puncak kunjungan paling banyak terjadi pada Minggu,” kata Eko, Senin (6/4/2026).
Lonjakan wisatawan ini turut berdampak langsung pada pendapatan daerah. Selama periode libur tersebut, Pemkab Gunungkidul mengantongi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi tiket wisata sebesar Rp1.234.141.400.
Pendapatan itu berasal dari kunjungan Jumat sebesar Rp287.222.800, Sabtu Rp450.701.000, dan Minggu Rp496.217.600.
“Tren yang baik ini menjadi modal kami untuk bisa mencapai target PAD wisata 2026 yang jumlahnya mencapai Rp36,4 miliar. Kami optimistis, target ini bisa terpenuhi di akhir tahun nanti,” kata Eko.
Dari sisi persebaran destinasi, kawasan pantai masih mendominasi kunjungan wisatawan. Sejumlah pantai populer seperti Pantai Sepanjang dan Pantai Drini di Kapanewon Tanjungsari menjadi tujuan utama wisatawan.
“Pantai lain juga ramai. Memang mayoritas pengunjung yang datang untuk menghabiskan liburan ke pantai,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti, mengingatkan pentingnya menjaga citra pariwisata agar tren positif ini tidak meredup. Salah satu yang disorot adalah praktik penetapan harga yang tidak wajar.
“Contoh agar citra pariwisata tetap baik adalah dengan mematok harga yang wajar alias tidak nuthuk ke pengunjung yang datang,” kata Ery.
Menurutnya, capaian sektor wisata sejak awal tahun menunjukkan tren yang menggembirakan. Peningkatan PAD dari sektor ini dinilai menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku usaha wisata.
“Pariwisata erat kaitannya dengan citra yang baik, kalau selalu negatif maka pengunjung enggan datang karena kapok. Tapi, kalau baik, maka yang datang juga makin banyak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di Gunungkidul tembus Rp75.000 per kg. Pasokan menipis setelah petani melewati puncak panen.
Persija Jakarta memimpin klasemen Super League 2026/2027 dengan 12 poin. Dewa United membuntuti, sedangkan Bali United berada di posisi ketiga.
Disdag Kota Jogja mengakui belum memiliki sistem memadai untuk menghitung perputaran uang di pasar rakyat. Data masih mengandalkan festival dan kajian omzet.
Soukphachan Lueanthala dilaporkan ditahan terkait dugaan pengaturan skor Piala AFF 2026. Federasi dan polisi Laos belum mengonfirmasi penangkapan.
Nelayan Pantai Depok, Bantul, mengurangi aktivitas melaut karena gelombang pasang. Hasil tangkapan minim juga membuat biaya operasional sulit tertutupi.
Nilai pasar sejumlah pemain Timnas Indonesia meningkat setelah FIFA ASEAN Cup 2026. Elkan Baggott, Maarten Paes, dan Nathan Tjoe-A-On masuk daftar.