Kronologi Puluhan Siswa Temon Kulonprogo Keracunan MBG, Menu Diduga Berlendir
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.
Ibadah haji - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO— Kloter pertama calon jemaah haji Daerah Istimewa Yogyakarta resmi lepas landas melalui Yogyakarta International Airport (YIA), Kulonprogo, Selasa (21/4/2026) malam. Pemberangkatan ini mencatat sejarah sebagai embarkasi haji perdana di wilayah DIY, menandai transisi dari skema embarkasi lintas provinsi menjadi layanan terpadu dalam satu kawasan.
Sebanyak 354 jemaah, didampingi enam petugas penyelenggara ibadah haji, berangkat dalam rombongan awal. Kepala Seksi Pembinaan dan Layanan Haji Umrah Kulonprogo, Kholistin Arifiyani, menjelaskan rangkaian keberangkatan dimulai sejak subuh dari Masjid Agung Wates, dilanjutkan dengan pemindahan ke Asrama Haji di Kompleks Novotel YIA, Kulonprogo.
“Mulai dari cek kesehatan oleh BKK DIY, pembagian paspor dan visa haji, living cost, gelang identitas, hingga Kartu Nusuk sudah diselesaikan sebelum keberangkatan,” ujarnya, merujuk pada skema layanan satu pintu atau *one stop service* (OSS) yang diterapkan di ballroom asrama.
Seluruh proses administratif dan kesehatan diselesaikan dalam waktu sekitar dua jam, dengan pelaksana tugas Kepala Kanwil Kemenag DIY, Jauhar Mustofa, menekankan bahwa kenyamanan dan keamanan jemaah, khususnya lansia, menjadi prioritas utama.
“Prioritas kami adalah kenyamanan dan keamanan, terutama bagi jemaah yang membutuhkan pendampingan,” katanya.
Inovasi tahun ini meliputi aktivasi Kartu Nusuk di embarkasi, dengan agen syarikah dari Arab Saudi hadir di Kulonprogo untuk memastikan kartu akses ibadah aktif sebelum keberangkatan. Kartu ini menjadi kunci mengakses Makkah, Masjidil Haram, dan kawasan Armuzna, mengurangi risiko hambatan administratif saat tiba di Tanah Suci.
Area hotel sekitar asrama juga diberlakukan sebagai zona terbatas untuk menjaga keamanan dan kesehatan jemaah, menandai perpaduan manajemen layanan modern dan kontrol keamanan ketat dalam gelar operasi haji nasional.
Sejarah Embarkasi Haji Kulon Progo mencatat tonggak penting pada tahun 2026 dengan peresmian operasional perdana yang menjadikannya sebagai pelopor embarkasi haji berbasis hotel pertama di Indonesia.
Berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah No. 11 Tahun 2025, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) secara resmi ditetapkan sebagai bandara embarkasi dan debarkasi. Kebijakan ini diambil untuk memangkas jarak tempuh jemaah asal DIY dan sebagian Jawa Tengah (seperti wilayah Karesidenan Kedu dan Banyumas) yang sebelumnya harus melalui Embarkasi Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.
Volkswagen recall 208.724 SUV di AS karena baut rak kemudi bisa korosi dan patah. Cek Tiguan, Atlas, dan Audi Q3 yang terdampak.
Erin Wartia resmi mengganti username Instagram menjadi @erintrygina setelah proses dengan Meta. Nama Taulany kini tak lagi digunakan.
Kaspersky menemukan ransomware Payload yang menyalahgunakan Group Policy Active Directory untuk menguasai komputer perusahaan tanpa mengenkripsi file.
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Mengutip laporan Newsweek pada Selasa (22/9/2026), data Social Blade menunjukkan jumlah pengikut Instagram Ed Sheeran turun lebih dari 248 ribu setelah kabar me