Cuaca Jogja Hari Ini 26 Juli Cerah, Sleman dan Kota Jogja Berkabut
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada 26 Juli 2026 didominasi cerah. Sleman dan Kota Jogja berpotensi mengalami udara kabur.
Angkutan mini bus KSPN Sinar-Jaya melayani Malioboro-Pantai Baron. - ist/dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) memberikan akses langsung ke destinasi wisata pantai selatan tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi. Berikut jadwal layanan angkutan KSPN dari kawasan Malioboro menuju ke Obelix Sea View dan Pantai Drini Gunungkidul Sabtu (25/4/2026).
Dua rute favorit yang menghubungkan pusat kota dengan wilayah Gunungkidul yakni menuju Obelix Sea View dan Pantai Ndrini. Kedua lokasi ini dikenal luas sebagai magnet wisata dengan panorama laut dan perbukitan yang memikat.
Rute Malioboro–Obelix Sea View, tarif yang dikenakan sebesar Rp12.000. Perjalanan dimulai dari Malioboro (BI), melintasi Simpang Bakulan hingga kawasan Parangtritis sebelum tiba di tujuan.
Adapun rute Malioboro–Pantai Ndrini dibanderol Rp26.000 dengan jalur melewati Gembira Loka Zoo, Siyonoharjo, Pantai Baron, hingga berakhir di Pantai Ndrini.
Layanan ini menjadi alternatif transportasi yang aman dan efisien, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan selatan tanpa harus menghadapi jalur perbukitan yang menantang.
Berikut jadwal keberangkatan angkutan KSPN dari Malioboro, Sabtu (25/4/2026):
Malioboro – Obelix Sea View
07.30 – 08.30 – 09.30 – 11.00 – 13.00 – 14.30 WIB
09.00 – 10.30 – 12.00 – 14.00 – 15.30 – 17.00 WIB
Malioboro – Pantai Ndrini
07.30 – 08.30 – 10.00 WIB
12.00 – 14.30 – 16.00 WIB
Jadwal yang tersedia sejak pagi hingga sore, layanan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar destinasi wisata di wilayah selatan DIY sekaligus mendorong lonjakan kunjungan wisata.
Aksesibilitas menuju destinasi wisata melalui angkutan umum bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan tulang punggung dari pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif. Ketika sebuah objek wisata dapat dijangkau dengan bus, kereta, atau moda transportasi publik lainnya, hambatan logistik bagi wisatawan akan berkurang drastis.
Hal ini memungkinkan semua lapisan masyarakat—termasuk mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi—untuk menikmati kekayaan alam dan budaya tanpa terbebani biaya sewa mobil yang mahal atau kelelahan akibat menyetir jarak jauh.
Dari sisi lingkungan dan manajemen kawasan, penggunaan angkutan umum secara masif adalah solusi paling efektif untuk mengatasi kemacetan kronis yang sering terjadi di jalur wisata saat akhir pekan. Dengan berkurangnya volume kendaraan pribadi, polusi udara di area konservasi dapat ditekan, dan masalah keterbatasan lahan parkir pun teratasi.
"Transportasi publik yang terintegrasi ke titik wisata bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga upaya menjaga keasrian destinasi agar tetap layak dinikmati oleh generasi mendatang," dan langkah ini menciptakan pengalaman wisata yang lebih santai, di mana pelancong bisa menikmati pemandangan sepanjang jalan tanpa stres menghadapi kepadatan lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG memprakirakan cuaca Jogja pada 26 Juli 2026 didominasi cerah. Sleman dan Kota Jogja berpotensi mengalami udara kabur.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.