Jadwal SIM Keliling Sleman 11 Juli 2026, Cek Lokasi dan Biayanya
Jadwal Layanan SIM Sleman Juli 2026. Pelayanan utama tetap tersedia di kantor Satpas dengan jadwal:
Dampak bencana angin di Sleman, sebuah rumah warga di Jl. Sumberan 3, Sariharjo, Ngaglik, mengalami kerusakan, Rabu (29/4/2026) ist/bpbdsleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Sleman pada Selasa (29/4/2026) sore mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mencatat, kejadian yang berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB tersebut didominasi dampak angin puting beliung yang merusak atap rumah hingga menumbangkan pohon.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Raden Haris Martapa, menyampaikan bahwa peristiwa ini merupakan dampak dari cuaca ekstrem yang sebelumnya telah diperingatkan oleh BMKG.
Berdasarkan peringatan dini BMKG, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY, termasuk Sleman, Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, dan Kota Jogja.
Ngaglik Paling Terdampak
BPBD mencatat, wilayah paling terdampak berada di Kapanewon Ngaglik. Di wilayah ini, belasan rumah warga mengalami kerusakan akibat atap yang beterbangan. Selain itu, sejumlah bangunan seperti gudang mebel hingga gazebo dilaporkan rusak akibat terpaan angin kencang.
Tidak hanya permukiman, jaringan listrik di beberapa titik juga terdampak akibat angin puting beliung. Meski demikian, kondisi secara umum telah berhasil dikendalikan oleh petugas gabungan.
Pohon Tumbang di Gamping dan Mlati
Selain Ngaglik, dampak cuaca ekstrem juga terjadi di Kapanewon Gamping dan Mlati. Di Gamping, pohon tumbang dilaporkan menimpa pagar makam serta rumah warga. Sementara di Mlati, pohon tumbang menimpa area parkir dan sejumlah bangunan usaha, termasuk warung makan.
Beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat asbes yang terlepas karena terpaan angin kencang.
BPBD Lakukan Penanganan
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sleman bersama relawan dan warga langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Upaya yang dilakukan meliputi asesmen dampak, pemotongan pohon tumbang, serta pendistribusian logistik bagi warga terdampak.
“Penanganan dilakukan secara cepat untuk memastikan kondisi kembali aman dan aktivitas warga tidak terganggu,” kata Haris.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa peralihan musim yang rentan terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mengamankan benda-benda di sekitar rumah yang berpotensi terbawa angin serta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan deras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Layanan SIM Sleman Juli 2026. Pelayanan utama tetap tersedia di kantor Satpas dengan jadwal:
Googlebook Lenovo mulai terungkap ke publik. Laptop baru Google ini menggabungkan Android, Gemini AI, dan ChromeOS.
Justin Hubner memilih bertahan di Eropa setelah Fortuna Sittard menolak tawaran Persija Jakarta yang disebut bernilai jutaan.
Kunjungan wisatawan ke Sleman naik 14% menjadi 4,56 juta pada Semester I 2026. Wisatawan nusantara mendominasi hingga 98,2%.
Nauru resmi berganti nama menjadi Republik Naoero sebagai bagian dari dekolonisasi dan penguatan identitas budaya masyarakat asli.
Pemenang lotere National Lottery Inggris membentuk grup WhatsApp khusus untuk berbagi pengalaman, dukungan, dan kegiatan amal.