Sultan Ingin Jogja Tidak Macet saat Arus Mudik

Ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
22 Mei 2018 10:17 WIB I Ketut Sawitra Mustika Sleman Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA- Pada arus mudik tahun lalu, Kota Jogja relatif tidak macet.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X ingin agar hal itu kembali terulang tahun ini. Tapi, di saat bersamaan ia juga ingin para pemudik yang lewat daerah DIY tidak terjebak kemacetan yang melelahkan.

HB X memerintahkan jajaran di bawahnya mencari cara memecah arus, dengan cara mengindentifikasi jalur-jalur alternatif yang mungkin bisa dimanfaatkan. Setelah teridentifikasi, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY diminta untuk memasang petunjuk dengan jelas, karena tak semua pemudik mengerti akan jalur-jalur alternatif di wilayah DIY.

"Ngertine ming langsung terus ke arah airport [Bandara Internasional Adisutjipto], Jalan Solo atau memang lewat Jalan Prambanan ke selatan. Tapi kalau ke Sleman ke utara dan barat kan enggak tahu. Pilihan itu harus dilakukan supaya masuk kota tidak crowded," jelas HB X, pada rapat Forkompinda DIY, Senin (21/5/2018).

Kepala Dishub DIY Sigit Sapto Rahardjo mengatakan, akan segera berkoordinasi dengan Dishub kabupaten/kota untuk pemasangan rambu-rambu atau petunjuk arah  jalur alternatif di penggalan jalan utama.

Menurut Sigit, rekayasa lalu lintas yang diterapkan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Rekayasa yang ia maksud adalah memperlambat arus kendaraan yang masuk kota, dan sebaliknya, mempercepat akses keluar kota, dengan mengatur lampu lalu lintas sedemikian rupa.

"Terus kami diminta segera membuka penutupan JJLS [Jalur Jalan Lingkar Selatan], yang sekarang untuk bandara, supaya pas liburan bisa dibuka. Dibuka selama liburan aja, sampai H+10 lah," terang Sigit.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia