Advertisement
Sultan Ingin Jogja Tidak Macet saat Arus Mudik
Ilustrasi. - Solopos/Nicolous Irawan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Pada arus mudik tahun lalu, Kota Jogja relatif tidak macet.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X ingin agar hal itu kembali terulang tahun ini. Tapi, di saat bersamaan ia juga ingin para pemudik yang lewat daerah DIY tidak terjebak kemacetan yang melelahkan.
Advertisement
HB X memerintahkan jajaran di bawahnya mencari cara memecah arus, dengan cara mengindentifikasi jalur-jalur alternatif yang mungkin bisa dimanfaatkan. Setelah teridentifikasi, Dinas Perhubungan (Dishub) DIY diminta untuk memasang petunjuk dengan jelas, karena tak semua pemudik mengerti akan jalur-jalur alternatif di wilayah DIY.
"Ngertine ming langsung terus ke arah airport [Bandara Internasional Adisutjipto], Jalan Solo atau memang lewat Jalan Prambanan ke selatan. Tapi kalau ke Sleman ke utara dan barat kan enggak tahu. Pilihan itu harus dilakukan supaya masuk kota tidak crowded," jelas HB X, pada rapat Forkompinda DIY, Senin (21/5/2018).
BACA JUGA
Kepala Dishub DIY Sigit Sapto Rahardjo mengatakan, akan segera berkoordinasi dengan Dishub kabupaten/kota untuk pemasangan rambu-rambu atau petunjuk arah jalur alternatif di penggalan jalan utama.
Menurut Sigit, rekayasa lalu lintas yang diterapkan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Rekayasa yang ia maksud adalah memperlambat arus kendaraan yang masuk kota, dan sebaliknya, mempercepat akses keluar kota, dengan mengatur lampu lalu lintas sedemikian rupa.
"Terus kami diminta segera membuka penutupan JJLS [Jalur Jalan Lingkar Selatan], yang sekarang untuk bandara, supaya pas liburan bisa dibuka. Dibuka selama liburan aja, sampai H+10 lah," terang Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Hari Ini, Sal Priadi CS Manggung di Lapangan Pancasila UGM
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
Advertisement
Advertisement









