Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo (kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan di Polda DIY, Jumat (29/6/2018)./Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, SLEMAN-Ustaz Wijayanto melapor ke Polda DIY atas pemalsuan akun Instagram yang mengatasnamakan dirinya. Dengan memalsukan akun tersebut pelaku menggalang dana ratusan juta rupiah untuk kepentingan pribadi.
Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo mengatakan, beberapa waktu lalu Ustaz Wijayanto melaporkan sebuah akun palsu yang mengatasnamakan dirinya karena dianggap telah meresahkan. Akun palsu itu mengumpulkan uang dengan dalih untuk sumbangan bencana dan anak yatim. Namun, uang terkumpul hingga ratusan juta untuk kepentingan pribadi.
"Kami kemudian melakukan penyelidikan, setelah diketahui IP [internet protocol] dan diketahui di mana dia [pelaku] kami tangkap orangnya," kata dia, Jumat (29/6/2018).
Pelaku ditangkap di Lampung beberapa hari setelah Lebaran. Saat ini pelaku pun langsung diamankan di Polda DIY. Namun, untuk penanganan lebih lanjut kasus ini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY karena menyangkut Undang-Udang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
"Barang bukti yang kami amankan ada sejumlah uang dan bukti setor transfer rekening. Selain itu, juga bukti-bukti ponstingan dari akun palsu tersebut," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Ditreskrimsus Polda DIY Kombes Pol Gatot Budi Utomo membenarkan bahwa saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh pihaknya. Namun, ia belum mau memberikan keterangan lebih banyak termasuk menyebutkan identitas pelaku.
"Sudah dibuat laporannya dua hari yang lalu. Sementara saat ini masih sidik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Presiden Prabowo mengganti pimpinan BGN setelah evaluasi 1,5 tahun. SOP, tata kelola, dan kualitas makanan MBG menjadi sorotan.
SPMB SMA-SMK Bantul 2026 mulai tahap input data. Kuota SMA dan SMK negeri mencapai 9.216 siswa untuk tahun ajaran 2026/2027.
Psikolog mengungkap penyebab sindrom pasca-haji. Jamaah haji bisa mengalami kerinduan mendalam pada Tanah Suci akibat pengalaman spiritual yang kuat.
Layvin Kurzawa resmi meninggalkan Persib Bandung usai BRI Super League 2025/2026. Eks PSG itu menyampaikan pesan emosional untuk Bobotoh.
Prasetyo Hadi memastikan pergantian pimpinan BGN tidak menghambat Program Makan Bergizi Gratis meski jadwal pelantikan belum diumumkan.