Sepekan Hilang Ditelan Ombak Pantai Nampu, Pencarian Resmi Dihentikan

Herlambang Jati Kusumo
Herlambang Jati Kusumo Jum'at, 20 Juli 2018 17:20 WIB
Sepekan Hilang Ditelan Ombak Pantai Nampu, Pencarian Resmi Dihentikan

Proses pencarian nelayan yang hilang, Minggu (15/7/2018)./Ist-Satlinmas Rescue Istimewa Wil 2 Gunungkidul

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Tim SAR Satlinmas Wilayah II menghentikan pencarian nelayan yang hilang di Pantai Nampu, Desa Giriwungu, Panggang. Hal tersebut mengingat gelombang di wilayah pantai selatan saat ini sedang tinggi.

Korban warga Dusun Salak, Desa Giriwungu, Panggang, Gunungkidul yang bernama Sutardi, 30, hilang saat akan mencari ikan pada Sabtu (14/7/2018) malam. Ia terperosok saat tumpuan kayu yang ia jadikan pijakan roboh.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Marjono mengatakan penghentian ini sejak Kamis (19/7/2018) saat adanya gelombang tinggi, hal tersebut sebagai pertimbangan keamanan tim penyelamat sendiri. "Meski begitu untuk penyisiran darat tetap dilakukan. Biasanya pencarian dilakukan tujuh hari setelah orang itu hilang. Namun karena gelombang tinggi ini berhenti," kata Marjono, Jumat (20/7/2018).

Setelah tujuh hari masa pencarian, tubuh korban diakui Marjono memang tidak kunjung ditemukan. Meski begitu, Tim SAR tetap berharap mendapatkan laporan dari warga sekitar, nelayan atau yang lainnya. Marjono mengatakan jika melihat arah gelombang saat ini dimungkinkan korban ada di wilayah Cilacap atau Kebumen Jawa Tengah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online