Advertisement
Awas, Ketinggian Gelombang Laut Selatan Diprediksi Capai 6 Meter
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL -- Masyarakat di kawasan pesisir selatan diminta terus waspada terhadap potensi naiknya gelombang laut. Diprediksi dalam dua hari ke depan terjadi kenaikan gelombang hingga enam meter.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah IV DIY yang meliputi kawasan Pantai Samas hingga Baru, Nugroho mengatakan cuaca buruk di kawasan pantai masih akan terjadi. Malahan, menurut dia, kenaikan gelombang lebih tinggi ketimbang yang terjadi pada Kamis (19/7/2018) lalu. Diprediksi dalam dua hari ke depan akan terjadi kenaikan gelombang setinggi enam meter.
“Prediksinya akan naik dan malah lebih tinggi daripada yang terjadi kemarin [Kamis 19/7/2018],” kata Nugroho kepada wartawan, Minggu (22/7/2018).
Menurut dia, untuk memantau kondisi di laut, relawan SAR tidak hanya mengandalkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tetapi juga memantau dari sejumlah situs di Internet. “Hasil dari pantauan ini, kami jadikan dasar untuk memberikan peringatan kepada masyarakat terkait kondisi terkini di wilayah pantai,” ujar dia.
Dijelaskan Nugroho, antisipasi dini terhadap potensi kenaikan gelombang terbukti dapat mengurangi dampak saat terjadi kenaikan gelombang. Sebagai contoh, sambung dia, pada saat kenaikan gelombang pada Kamis (19/7/2018) lalu, di Pantai Baru, Desa Poncosari, Srandakan, tidak terjadi kerusakan yang parah karena hanya 40 set jaring nelayan yang hilang. Selebihnya, kondisi masih aman terkendali.
“Sentoran air sempat sampai ke warung-warung di Pantai Baru, tapi tidak sampai menimbulkan kerusakan yang berarti. Para nelayan juga telah memindahkan kapal-kapal ke tempat yang lebih aman,” kata dia.
Menurut Nugroho, fenomena naiknya gelombang laut merupakan hal yang biasa. Ini lantaran kenaikan tersebut hampir terus terjadi setiap tahun. “Kami sangat terbantu dengan perkembangan teknologi karena potensi kenaikan bisa diprediksi sejak awal sehingga masyarakat bisa lebih waspada lagi,” jelas dia.
Kepala Pelaksana BPBD Bantul Dwi Daryanto menambahkan potensi gelombang tinggi di laut masih akan terjadi. Hal ini sesuai dengan prediksi dari BMKG sehingga masyarakat di kawasan pesisir harus terus waspada.
“Yang bisa dilakukan hanya waspada dan berhati-hati sehingga dampak dari kenaikan tersebut bisa dikurangi,” kata Dwi.
Peringatan akan naiknya gelombang tidak hanya dikhususkan bagi warga pesisir, tetapi juga berlaku bagi pengunjung di kawasan pantai di pesisir Bantul. “Semua harus waspada. Pagi pengunjung yang kebetulan sedang berekreasi diharapkan tidak mendekati tempat-tempat yang berbahaya,” kata dia.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Lansia di Kulonprogo Alami Insiden Unik, Ditangani Damkar
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Jadwal KA Prameks Hari Ini 16 April 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Museum Terbuka Bakalan Mulai Ramai, Sleman Siapkan Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement









