Begini Kondisi Kelistrikan Pascagempa Lombok, PLN Bergerak Cepat

Ilustrasi jaringan PLN - Bisnis/Paulus Tandi Bone
07 Agustus 2018 22:50 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA- Perusahaan Listrik Negara (PLN) bergerak cepat merespons dampak gempa bumi berkekuatan 7,0 SR di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/7/2018) yang menyebabkan gangguan penerangan di wilayah ini.

Akibat gempa yang terjadi di wilayah NTB hingga Bali pada pukul 19.46 WITA serta adanya gempa susulan, menyebabkan gangguan kelistrikan di sejumlah wilayah. Melalui rilis yang disampaikan kepada Harianjogja.com, Selasa (7/8/2018), Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN,
I Made Suprateka memaparan sejumlah kondisi kelistrikan di wilayah gempa.

Antara lain, sistem kelistrikan di Lombok yang menyuplai Kota Mataram dan sekitarnya, sebagian besar masih padam. "Saat Gempa terjadi beberapa daerah yang di suplai Sistem Lombak masih Menyala dengan Beban 50 MW dari beban Sistem Normal sebesar 220 MW," kata I Made Suprateka, Selasa.

Adapun dua sistem kelistrikan lainnya di NTB yakni sistem kelistrikan Sumbawa dan Bima sebagian besar menyala dan aman, walaupun ada beberapa sebagian kecil daerah yang masih padam.

Untuk memulihkan pasokan listrik di daerah terdampak gempa, khsususnya di Lombok Timur dan Lombok Utara, PLN dengan cepat menempuh sejumlah langkah.

Yaitu inventarisasi kondisi aset di semua lokasi pembangkit, pemulihan listrik di daerah padam secara bertahap sesuai Standard Operating Procedure (SOP). PLN juga mengantisipasi gempa susulan, serta berkoordinasi dengan unit-unit PLN lain seperti Bali dan Jawa Timur untuk bantuan personel, peralatan, dan material.

"PLN mengimbau kepada masyarakat serta pegawai PLN, anak perusahaan dan mitra kerja untuk tetap tenang, waspada dan mengikuti arahan serta informasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat serta diharapkan tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami," tegas I Made Suprateka. (*)

Ad Tokopedia