Jadwal KA Bandara YIA Reguler Minggu 26 Juli 2026, Tiket Lebih Murah
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 26 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Pembakaran bendera tauhid./Youtube
Harianjogja.com, JOGJA-Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) asal DIY mendesak aparat untuk segera menuntaskan kasus pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid yang terjadi di Jawa Barat. Pengadilan dinilai menjadi lembaga paling fair dalam memutuskan bersalah atau tidaknya pelaku pembakaran.
Politikus PKS asal DIY Sukamta menilai persoalan pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid harus segera diselesaikan. Ia sepakat jika pengadilan sebaiknya yang memutuskan pelaku bersalah atau tidak. Sukamta tidak menampik jika memungkinkan diselesaikan melalui mekanisme kultural ketika pelaku menyatakan diri merasa bersalah. Terpenting kata dia, aparat keamanan harus segera menuntaskan kasus tersebut agar tidak melebar kemana-mana, mengingat persoalan itu sangat sensitif.
"Diproses pengadilan saja supaya segera selesai, diadili. Kalau terbukti bersalah biar yang memutus pengadilan, kalau tidak bersalah juga biar yang memutuskan pengadilan, biar fair," terangnya saat dimintai komentar di sela-sela diskusi di Kota Jogja, Selasa (23/10/2018).
Anggota Komisi I DPR RI ini mengatakan kalimat tauhid merupakan kalimat suci yang tidak boleh dinodai. Harapannya semua pihak bisa menghormati simbol agama tersebut. Selain itu, meski suatu kelompok tidak setuju terhadap kelompok lain sebaiknya jangan sampai menodai simbol agama.
"Karena itu persoalan sensitif sebaiknya janganlah masuk pada simbol-simbol sakral seperti itu," ujarnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat, jika ada ketidaksetujuan pada satu kelompok sebaiknya jangan membuat kelompok lain melakukan hal sensitif bagi seluruh umat Islam. "Kalau memang tidak setuju dengan simbol HTI, oke, tetapi kan kalimat tauhid itu milik bersama umat Islam," katanya.
Selain itu masyarakat sebaiknya bijak dalam menanggapi informasi kasus ini yang bertebaran di medsos selama dua hari ini. "Berita itu kan sebetulnya cermin kejadian di masyarakat, yang penting proporsional, tidak hoaks," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 26 Juli 2026 lengkap rute YIA-Stasiun Tugu Yogyakarta beserta jam keberangkatan terbaru.
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.