Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Ilustrasi pemuda Padukuhan Pasutan sedang bermain reog wanoro kubro di Lapangan Pasutan, Senin (18/6/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pariwisata DIY berencana menggelar Festival Reog dan Jatilan di kawasan wisata Watu Mabur, Lemahbang, Mangunan, Dlingo, pada Minggu (30/6/2019) mendatang. Agenda tahunan yang sudah kesebelas kali digelar itu sebagai bentuk apresiasi terhadap karya seni tradisional lokal yang popular di DIY sekaligus alternatif bentuk sajian wisata di DIY.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo mengatakan kesenian reog dan jatilan di DIY sudah tidak asing lagi dan merupakan huburan rakyat yang familiar di masyarakat. Selama ini kedua kesenian tradisional tersebut sudah mendapat pembinaan dari Dinas Kebudayaan. Pihaknya ingin ikut mengapresiasi dan mendukung pembinaan kesenian sebagai penopang atraksi wisata.
Dengan demikian selain mempertahankan keseniannya, ia berharap reog dan jatilan menjadi daya tarik bagi wisatawan, “Harapannya bisa menambah potensi atraksi wisata di tempat-tempat kunjungan atau di destinasi wisata wilayah DIY,” kata Singgih, di Mangunan, Selasa (25/6/2019).
Singgih mengatakan Festifal Reog dan Jatilan setiap tahun digelar secara bergantian di kabupaten dan kota. Tahun ini yang menjadi tuan rumah adalah Bantul dan dipusatkan di Mangunan, Dlingo. Mangunan dipilih sebagai tempat festival reog dan jatilan karena menjadi salah satu lokasi yang sudah cukup familiar, khususnya di kalangan milenial sejak beberapa tahun terakhir. “Temanyapun adalah reog dan jatilan era milenial sebagai alternatif bentuk sajian wisata di DIY,” ujar Singgih.
Dalam festival yang akan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu nantinya masing-masing kabupaten menghadirkan satu grup kesenian reog dan satu grup kesenian jatilan. Kecuali Bantul sebagai tuan rumah menampilkan masing-masing dua grup reog dan jatilan. Nantinya total ada enam grup jatilan dan enam reog yang akan ditampilkan. Total hadiah yang disiapkan sebesar Rp90 juta.
Diketahui Watu Mabur merupakan salah satu objek wisata di Mangunan yang terletak di Dusun Lemahbang atau berada sekitar dua kilometer dari Hutan Pinus Mangunan. Watu Mabur atau Batu Terbang menawarkan pemandangan alam dari ketinggian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.
Astra Motor Yogyakarta menggelar Bootcamp Road to Cari Aman Academy untuk mengasah kompetensi siswa sebagai pelopor keselamatan berkendara.