Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Kawsan Titik Nol Kilometer dipenuhi wisatawan beberapa waktu lalu/Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, BANTUL—Tingginya harga tiket pesawat terbang dikhawatirkan bakal membuat angka kunjungan wisatawan mancanegara ke DIY merosot.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Singgih Raharjo mengaku pesimistis kunjungan wisatawan mancanegara ke DIY bisa mengalami banyak peningkatan tahun ini. Musababnya karena faktanya sampai saat ini harga tiket pesawat masih mahal.
Singgih mengatakan tiket pesawat yang mahal dampaknya sangat terasa terhadap sektor pariwisata. Bahkan penurunan kunjungan diakui dia bisa mencapai 25% sampai 30%. “Jadi tiket pesawat mahal menjadi penghalang kami untuk mendatangkan wisatawan mancanegara lebih banyak,” kata dia saat ditemui di Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul, Selasa (25/6/2019).
Soal itu, dia mengaku tidak bisa berbuat banyak. Dia hanya berharap tiket pesawat bisa normal kembali seperti semula karena banyak wisatawan yang ketika sudah sampai Jakarta atau Bali dan hendak ke DIY kemudian membatalkannya setelah melihat tiket pesawat mahal.
Padahal Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menargetkan sebanyak 2 juta orang berkunjung ke DIY dan Jawa Tengah selama tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 persennya merupakan target yang dibebankan ke DIY.
Oleh karena itu dia menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara tahun tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. “Target wisatawan mancanegara sampai 400.000 lebih sedikit. Kalau wisatawan domestik bisa sampai 6 juta orang. Tahun lalu wisatawan mancanegara hampir mencapai 400.000 dan wisatawan domestik sekitar 5,5 juta orang” ujar Singgih.
Singgih menyatakan jumlah wisatawan tersebut sesuai yang tercatat di hotel bintang dan nonbintang. Dinasnya tidak mencatat wisatawan dari setiap objek wisata di kabupaten dan kota, melainkan sesuai yang menginap.
Selain soal tiket pesawat yang mahal, Dispar DIY juga memiki tantangan untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan di DIY. Saat ini lama tinggal wisatawan 2,1 hari untuk wisatawan mancanegara dan 1,9 hari untuk wisatawan domestik.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk membuat wisatawan bisa berlama-lama di DIY adalah dengan menggelar berbagai atraksi kesenian pada malam hari.
Disinggung soal keberadaan Badan Otorita Borobudur (BOB) yang diharapkan bisa turut mendongkrak angka kunjungan wisatawan, Singgih mengaku menaruh harapan besar. Dia mengatakan keberadaan BOB diprediksi dapat mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara ke DIY.
Badan tersebut, kata dia ikut mengembangkan wisata di Jogja, Solo, dan Semarang (Joglosemar) dengan memanfaatkan Borobudur sebagai ikonnya. “Yang berwisata ke Borobudur harapannya menginapnya di DIY,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
AI Content Fest 2026 membawa 10 karya kreator Indonesia ke layar lebar sekaligus memberi ruang bagi kreator mengeksplorasi teknologi AI.
Putin bertemu PM Ethiopia Abiy Ahmed di sela-sela KTT BRICS dan mengundangnya menghadiri KTT Rusia-Afrika di Moskow.
CIA membuka dokumen rahasia jelang 9/11 yang memuat peringatan ancaman pesawat, pembajakan, hingga rencana serangan di AS.
Sekitar 5.000 pelari meramaikan SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 dengan kategori 5K, 10K, dan half marathon 21K.
Sinkhole muncul di dekat rumah Nicolas Cage di Malibu, California. Sebanyak 31 properti dievakuasi karena lubang terus membesar.